Kasedata.id – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum penting bagi Maluku Utara. Di tengah peringatan yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, wilayah ini memasuki babak baru pertahanan dengan resmi dibentuknya Kodam XXVIII/Maluku Utara oleh Markas Besar TNI di Jakarta.
Komandan Korem (Danrem) 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin, menyambut positif pembentukan Kodam tersebut. Menurutnya, kehadiran struktur komando baru di Maluku Utara diharapkan semakin memperkuat sistem pertahanan sekaligus menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.
“Mudah-mudahan dengan adanya Kodam, Maluku Utara tambah aman dan tambah kondusif. Kehadiran Kodam baru ini juga memberikan peluang besar bagi putra-putri daerah di Maluku Utara karena alokasi penerimaan prajurit TNI akan semakin banyak,” ujar Brigjen TNI Enoh, usai upacara peringatan HUT TNI ke-81 di Ternate, Senin (5/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, pembentukan Kodam juga membuka ruang lebih besar bagi putra-putri Maluku Utara untuk mengabdi melalui jalur militer. Bahkan, proses seleksi dan tes penerimaan prajurit ke depan akan lebih banyak dilaksanakan di daerah sehingga potensi lokal dapat terjaring secara maksimal.
“Seleksi dan tes akan diselenggarakan di daerah untuk menjaring potensi lokal,” katanya.
Secara organisasi, Kodam XXVIII/Maluku Utara akan dipimpin Mayjen TNI Nepra Firdaus, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasdam XV/Pattimura. Peresmian dan pelantikan dijadwalkan berlangsung di Cilangkap, Jakarta, oleh Presiden Republik Indonesia.
Dalam masa transisi, Markas Kodam XXVIII/Maluku Utara untuk sementara akan berkantor di Mako Korem 152/Baabullah. Sementara Korem 152/Baabullah akan menempati sementara eks gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Ternate.
Penataan organisasi juga diproyeksikan terus berkembang. Ke depan, akan disiapkan dua Korem di Maluku Utara, yakni Korem Tipe A di Ternate dan Korem Tipe B yang mencakup wilayah Kepulauan Halmahera, berikut jajaran Kodim di bawahnya.
Untuk tahap awal, pemenuhan personel Kodam akan bersumber dari anggota Korem 152/Baabullah dan selanjutnya diperkuat secara bertahap oleh Komando Atas.
Di sisi lain, momentum HUT ke-81 TNI tidak hanya dimaknai sebagai perayaan organisasi, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh prajurit untuk semakin profesional dalam menjalankan tugas. Enoh menekankan pentingnya menjaga sikap humanis, disiplin serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Isu radikalisme dan terorisme juga menjadi perhatian serius TNI di Maluku Utara. Enoh memastikan jajaran Korem 152/Baabullah terus melakukan langkah-langkah deteksi dini guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam stabilitas daerah.
Menurutnya, unsur intelijen terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan potensi ancaman, termasuk yang berkaitan dengan radikalisme dan terorisme.
“Melalui Tim Intelijen, kami terus melakukan deteksi dini dan pengawasan. Kita mengantisipasi setiap perkembangan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kondusivitas wilayah,” tegasnya.
Enoh juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Penyebaran hoaks, menurutnya, dapat memperkeruh situasi dan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk memecah persatuan.
Karena itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, memperkuat persatuan serta tidak memberikan ruang bagi paham radikalisme dan aksi terorisme berkembang di Maluku Utara.
“Masyarakat jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah percaya dengan hoaks. Mari bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. TNI tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi






