Kasedata.id – Warga yang kini bermukim di Permukiman Baru Desa Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan, mulai merasakan peningkatan kualitas hidup terkait akses terhadap fasilitas dasar seperti air bersih dan listrik. Bagi warga, relokasi bukanlah bentuk peminggiran melainkan langkah menuju kehidupan yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Sejumlah warga menilai, narasi negatif yang berkembang di luar tidak sepenuhnya mencerminkan realitas yang mereka alami sehari-hari. Justru sebaliknya, kehidupan di permukiman baru dinilai jauh lebih tertata dan manusiawi dibandingkan dengan kawasan lama.
Fauzia Totou, warga yang telah dua tahun menempati permukiman baru, menuturkan soal kondisi di permukiman lama sudah tidak lagi mendukung kenyamanan hidup. Ia menyebut, fasilitas dasar di kawasan tersebut sangat terbatas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di sini fasilitasnya lengkap. Air bersih dan listrik tersedia 24 jam dan gratis. Soal air dan listrik, kondisinya sangat bagus,” ujar Fauzia, Kamis (8/1/2026).
Hal senada disampaikan Saidi Joronga. Menurutnya, Permukiman Baru Desa Kawasi menawarkan lingkungan yang lebih nyaman, bersih, dan tertata rapi dibandingkan permukiman lama.
“Fasilitas di sini bagus dan nyaman. Air bersih dan listrik tersedia 24 jam. Intinya, kami merasa jauh lebih nyaman tinggal di sini,” kata Saidi.
Sebagai warga yang telah merasakan langsung manfaat relokasi, Fauzia dan Saidi berharap warga lainnya termasuk anggota keluarga mereka yang masih bertahan di permukiman lama—segera menyusul agar dapat merasakan kualitas hidup yang sama dan kembali berkumpul bersama.
Pandangan tersebut juga diamini oleh Reinhard Siar, warga sekaligus Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kawasi. Ia menjelaskan bahwa kondisi di permukiman lama sudah semakin padat dan semrawut, bahkan diperparah oleh ulah sejumlah oknum pendatang yang merusak fasilitas sambungan listrik dan air bersih.
“Kami memilih pindah ke Permukiman Baru Desa Kawasi karena di sini disediakan kualitas hidup yang lebih baik dengan infrastruktur yang tertata rapi. Fasilitas umum juga sudah lengkap dan nyaman. Kami pindah karena ingin hidup lebih layak dan menikmati pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” tegas Reinhard.
Tak hanya soal fasilitas dasar, rasa aman dan kepastian hukum bagi warga juga menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menyerahkan sertifikat rumah secara gratis kepada warga yang tinggal di Permukiman Baru Desa Kawasi.
Bagi warga, sertifikat tersebut menjadi jaminan kepastian hukum atas kepemilikan rumah dan tanah yang mereka tempati.
“Alhamdulillah, sertifikat ini sangat berarti bagi kami. Ini memberikan kepastian hukum yang nyata dari pemerintah, sehingga hak kami atas tanah menjadi jelas dan kuat. Perasaan saya sangat senang,” ungkap Saidi Joronga usai menerima sertifikat rumah miliknya. (*)



![Seleksi pemain persiapan Porprov 2026 yang dipusatkan di Lapangan Ya-Anhar, Kelurahan Gambesi, Kota Ternate/Pelatih kepala Rudiyanto [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260328_031815-225x129.jpg)




