Kasedata.id – Pengaspalan delapan segmen jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di kawasan Akelamo, Kota Tidore Kepulauan, telah rampung. Peningkatan infrastruktur yang dikerjakan PPK 2.1 BPJN Maluku Utara ini diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian dan pengembangan ekonomi produktif.
Penanganan jalan tersebut difokuskan pada akses menuju kawasan permukiman dan lingkungan aktivitas masyarakat. Keberadaan jalan yang memadai dinilai penting untuk menunjang kegiatan warga, terutama mobilitas menuju kawasan pertanian, pengangkutan hasil produksi, serta akses ke sentra ekonomi setempat.
Salah satu potensi ekonomi di kawasan Akelamo adalah Sentra Industri Kelapa Terpadu yang menjadi bagian dari pengembangan industri berbasis komoditas lokal di wilayah Kota Tidore Kepulauan.
Rampungnya pengaspalan diharapkan mempermudah akses masyarakat menuju kawasan produksi dan pusat aktivitas ekonomi. Dengan demikian, distribusi hasil pertanian maupun komoditas lokal lainnya diharapkan dapat berlangsung lebih lancar.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Kasatker PJN) Wilayah Maluku Utara, Anggiat Adi Gunawan Napitupulu, mengatakan program IJD Akelamo tidak hanya berorientasi pada peningkatan kondisi fisik jalan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Penanganan jalan IJD Akelamo yang tersebar pada delapan segmen ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah terhadap penguatan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan akses jalan yang semakin baik, kami berharap aktivitas warga dalam kegiatan produksi, pengangkutan hasil pertanian, dan distribusi komoditas lokal, dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.
Menurut Anggiat, infrastruktur jalan yang memadai hingga ke kawasan permukiman dan sentra produksi menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran rantai distribusi serta peningkatan produktivitas masyarakat.
” Akses lebih baik juga diharapkan mengurangi hambatan transportasi saat warga membawa hasil produksi menuju lokasi pengolahan maupun pemasaran” pungkasnya.
Program IJD merupakan salah satu upaya pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan konektivitas jalan daerah, termasuk akses yang mendukung kawasan pertanian, perkebunan, dan pusat produksi masyarakat.
Dengan tuntasnya pengaspalan delapan segmen jalan di Akelamo, infrastruktur itu diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk memperkuat konektivitas kawasan produksi, mendukung ketahanan pangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat wilayah di Kota Tidore Kepulauan. (*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar






![Pertemuan Ketua DPRD Haltim, Idrus E. Maneke bersama Kepala Perum Bulog Cabang Ternate Jeffry Tanasu yang difasilitasi oleh Plt.Kepala Disperindag Malut, M. Ronny Saleh [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261016_234824-225x129.jpg)
