Panen Kedua Tembus 17,5 Ton, Petani Wairoro Indah Raup Rp 193 Juta

Minggu, 19 April 2026 - 08:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitator Kabupaten Bidang Pengembangan Ekonomi, Adam Basirun, serta fasilitator Kecamatan Weda Selatan, Rukmana dan Harmiyati bersama ketua kelompok Demplot usai melaksanakan panen kedua buah semangka. || dok : Kasedata

Fasilitator Kabupaten Bidang Pengembangan Ekonomi, Adam Basirun, serta fasilitator Kecamatan Weda Selatan, Rukmana dan Harmiyati bersama ketua kelompok Demplot usai melaksanakan panen kedua buah semangka. || dok : Kasedata

Kasedata.id Kelompok Demonstrasi Plot (Demplot) Wairoro Indah kembali menorehkan capaian gemilang. Pada panen kedua semangka, total produksi tembus 17.550 kilogram atau setara 17,5 ton. Angka yang menegaskan geliat pertanian produktif di Halmahera Tengah kian menjanjikan.

Ketua Kelompok Demplot, Muhamad Kholil, kepada media ini, Minggu (19/4/2026) menyebut capaian ini sebagai buah dari kerja keras dan kekompakan para petani yang tergabung dalam program tersebut.

“Alhamdulillah, panen kedua ini mencapai lebih dari 17 ton. Ini hasil dari semangat kerja teman-teman petani,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, program Demplot ini merupakan bagian dari Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) di Kabupaten Halmahera Tengah yang mendapat dukungan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Menariknya, seluruh hasil panen kali ini telah dipesan oleh pembeli, baik dari dalam maupun luar daerah. Tingginya permintaan bahkan membuat pasokan belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan pasar.

Distribusi hasil panen pun tersebar luas, sekitar 10 ton disuplai ke dapur MBG di Sofifi dan sekitarnya, lebih dari 3 ton ke perusahaan Harita di Desa Kawasi, Kepulauan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, 3 ton ke Kota Ternate, serta lebih dari 1 ton untuk pasar lokal di Kecamatan Weda Selatan.

Baca Juga :  Bangga, Pelajar Maluku Utara Berlaga di Youth Robotic Competition Cina

Dengan harga jual mencapai Rp 11.000 per kilogram, total pendapatan dari panen kedua ini diperkirakan menyentuh Rp 193 juta.

Muhamad Kholil menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan program TEKAD yang menggelontorkan bantuan sebesar Rp 100 juta. Dana tersebut dimanfaatkan untuk pengolahan lahan, pengadaan bibit unggul, alat pertanian, pupuk, hingga perawatan tanaman.

Sebelumnya, pada panen perdana, kelompok ini telah meraup pendapatan sekitar Rp 85 juta. Dengan demikian, total pemasukan dari dua kali panen kini telah melampaui Rp 200 juta.

Ke depan, kelompok Demplot Wairoro Indah berkomitmen menjaga kesinambungan produksi. Usai panen, lahan akan kembali diolah untuk penanaman berikutnya guna menjawab tingginya permintaan pasar.

Baca Juga :  Gubernur Malut Serahkan Bantuan Dana ke 52 Wirausaha Muda

“Setelah panen ini, kami langsung olah lahan lagi. Kami ingin terus produktif karena permintaan semangka sangat tinggi,” tegas Kholil.

Panen kedua ini turut dihadiri Fasilitator Kabupaten Bidang Pengembangan Ekonomi, Adam Basirun, serta fasilitator Kecamatan Weda Selatan, Rukmana dan Harmiyati. Kegiatan panen berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 17.30 WIT.

Dalam kesempatan itu, Adam Basirun mendorong para petani untuk terus konsisten dalam bertani demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Petani harus terus menanam tanpa henti agar hasilnya bisa menopang kebutuhan keluarga, termasuk pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Rukmana menegaskan komitmen pendampingan berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan hingga pascapanen. Hal senada disampaikan Harmiyati yang menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari pendampingan intensif di lapangan.

Di akhir kegiatan, Ketua Kelompok Demplot menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak mulai dari fasilitator desa, kecamatan, kabupaten, Tim Pelaksana Kabupaten (TPK), hingga Koordinator Wilayah TEKAD yang telah memberikan dukungan penuh bagi para petani. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mandek di Ujung Pekerjaan, Proyek Talud Desa Samat Jadi Sorotan
Perlindungan Atlet Jadi Prioritas, KONI Malut Gandeng BPJS Ketenagakerjaan
Perkuat Kerja Sama Global, Sherly Tjoanda Dorong Investasi Korea Masuk Maluku Utara
Temui Menpora, Gubernur Sherly Komitmen Dorong Kemajuan Olahraga di Maluku Utara
Pembangunan Masjid Al-Muhtadin Wailukum Kota Maba Resmi Dimulai
Gerak Cepat Dikbud Malut, Tinjau Ujian di Lokasi Bencana Hingga Salurkan Bantuan Siswa
Gubernur Malut Percepat Infrastruktur Hukum, PTUN Sofifi Jadi Prioritas
Senja, Kopi, dan Panorama Ternate dari Vila Lago Montana

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:45 WIT

Panen Kedua Tembus 17,5 Ton, Petani Wairoro Indah Raup Rp 193 Juta

Sabtu, 18 April 2026 - 09:40 WIT

Mandek di Ujung Pekerjaan, Proyek Talud Desa Samat Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 20:32 WIT

Perlindungan Atlet Jadi Prioritas, KONI Malut Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 17 April 2026 - 20:04 WIT

Perkuat Kerja Sama Global, Sherly Tjoanda Dorong Investasi Korea Masuk Maluku Utara

Jumat, 17 April 2026 - 19:36 WIT

Temui Menpora, Gubernur Sherly Komitmen Dorong Kemajuan Olahraga di Maluku Utara

Berita Terbaru