Petani Terdampak Karhutla dan Kekeringan di Malut Bisa Dapat Bantuan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, Anwar M. Nur. || Foto : Kasedata.id

Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, Anwar M. Nur. || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id – Petani di Maluku Utara yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun mengalami gagal tanam akibat kekeringan berpeluang mendapatkan bantuan pemerintah. Untuk mengakses bantuan tersebut, petani diminta segera mengajukan proposal melalui instansi terkait.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pertanian mendorong petani yang membutuhkan dukungan agar segera menyampaikan usulan. Langkah ini diperlukan agar permohonan bantuan dapat diproses dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, Anwar M. Nur, mengatakan bantuan pemerintah tidak hanya diarahkan untuk membantu petani memulihkan lahan terdampak bencana, tetapi juga mendukung pengembangan komoditas perkebunan melalui program hilirisasi.

Sejumlah komoditas unggulan Maluku Utara menjadi sasaran program tersebut, yakni kelapa dengan target pengembangan seluas 15.000 hektare, pala 2.100 hektare, dan kakao 4.100 hektare.

“Untuk hilirisasi kelapa itu 15.000 hektare, hilirisasi pala 2.100 hektare, dan hilirisasi kakao 4.100 hektare,” ujar Anwar saat di wawancarai awak media, Senin (12/10/2026).

Menurut Anwar, program tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor perkebunan sekaligus membuka peluang bagi petani untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi hasil perkebunan.

Selain kelapa, pala, dan kakao, pemerintah juga merencanakan program hilirisasi cengkeh pada 2027. Ia menjelaskan, bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian itu direncanakan menjangkau petani di seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara, termasuk Kabupaten Pulau Taliabu.

Baca Juga :  TPID Ternate Sidak Distributor Jelang Idul Fitri, Ini Hasilnya

Karena itu, ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dengan menyampaikan proposal bantuan agar kebutuhan petani dapat ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

“Kami meminta kepada masyarakat, kalau ingin mendapatkan bantuan itu, segera masukkan proposalnya. Dengan begitu, kita langsung proses,” tegasnya.

Melalui penyaluran bantuan dan pengembangan komoditas perkebunan, pemerintah berharap petani terdampak dapat memulihkan usaha taninya sekaligus memperluas peluang pengembangan perkebunan secara berkelanjutan. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Malut Berganti, Is Suaib Resmi Emban Amanah Baru
Empat Bulan Menjabat, Kades Bajo Tuntaskan Dua Jembatan Kayu
Kebakaran Bawah Tanah Jadi Tantangan di TPA Takome
Dituding Tebang Pohon, CV AEMM Siapkan Reboisasi
Gubernur Sherly Serahkan 12.000 Sertifikat Tanah untuk Warga Malut
Kado HUT Malut, Gubernur Sherly Serahkan Sertifikat untuk Tujuh Sekolah
Langkah Pemda Tangani Karhutla Meluas di Taliabu
Senator Graal Taliawo Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Jangan Hanya Tumbuh di Statistik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:05 WIT

Wakil Ketua DPRD Malut Berganti, Is Suaib Resmi Emban Amanah Baru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:43 WIT

Empat Bulan Menjabat, Kades Bajo Tuntaskan Dua Jembatan Kayu

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:43 WIT

Kebakaran Bawah Tanah Jadi Tantangan di TPA Takome

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:12 WIT

Dituding Tebang Pohon, CV AEMM Siapkan Reboisasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:41 WIT

Kado HUT Malut, Gubernur Sherly Serahkan Sertifikat untuk Tujuh Sekolah

Berita Terbaru

Daerah

Empat Bulan Menjabat, Kades Bajo Tuntaskan Dua Jembatan Kayu

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:43 WIT

Upaya tim gabungan memadamkan sisa api bawah tanah TPA Takome Kota Ternate [dok : istimewa]

Ternate

Kebakaran Bawah Tanah Jadi Tantangan di TPA Takome

Senin, 12 Okt 2026 - 21:43 WIT

Sula

Dituding Tebang Pohon, CV AEMM Siapkan Reboisasi

Senin, 12 Okt 2026 - 19:12 WIT