Sekolah Swasta di Ternate Keluhkan Program MBG

Senin, 21 Juli 2025 - 18:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala sekolah SMP Muhammadiyah Ternate, Taib Zen || Foto : sukarsi_kasedata

Kepala sekolah SMP Muhammadiyah Ternate, Taib Zen || Foto : sukarsi_kasedata

Kasedata.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah pusat sejak awal tahun 2025 bertujuan memberikan asupan makanan sehat kepada siswa di jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Namun, implementasinya dinilai belum merata terutama bagi sekolah swasta.

Salah satu sekolah yang belum merasakan manfaat program ini adalah SMP Muhammadiyah 1 Kota Ternate. Kepala sekolah, Taib Zen, mengungkapkan kekecewaannya karena hingga kini para siswa di sekolahnya belum mendapatkan jatah makan gratis tersebut.

“Sampai hari ini, SMP Muhammadiyah belum mendapatkan makanan gratis. Kami sudah berkali-kali didatangi untuk dimintai data jumlah siswa, bahkan tadi pagi pun tim MBG kembali datang. Tapi hasilnya masih nihil,” ujar Taib kepada kasedata.id, Senin (21/7/2025).

Ia menambahkan, ketidakpastian ini turut berdampak pada psikologis siswa yang mempertanyakan mengapa sekolah mereka belum tersentuh program MBG, sementara sekolah lain sudah menikmatinya.

“Anak-anak bertanya pada kami, kapan kami dapat. Kenapa sekolah lain sudah, tapi kami belum. Ini menyakitkan bagi kami sebagai pendidik,”ungkapnya.

Taib menyebutkan, alasan yang disampaikan pihak pelaksana MBG adalah belum rampungnya pembangunan dapur umum sebagai fasilitas pendukung program.

“Kalau alasan dapur belum selesai, kenapa data kami dikumpulkan berulang kali tanpa kejelasan. Kami merasa diperlakukan tidak adil.”

Ia menegaskan, pemerintah seharusnya menjalankan program ini secara inklusif dan setara, tanpa membedakan antara sekolah negeri dan swasta.

Baca Juga :  Dugaan Keracunan Siswa di Ternate Jadi Atensi KPAI dan Ombudsman 

“Anak-anak di sekolah swasta juga bagian dari anak bangsa. Mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan gizi dan perhatian dari negara” tandas Taib Zen.

Tak hanya SMP Muhammadiyah 1, SMP Al-Qur’an yang berada dibawah naungan Yayasan Putra Bahari yang beralamat di Jalan Tanah Tinggi KotaTernate, juga mengalami hal serupa. Hingga saat ini, sekolah tersebut belum menerima program MBG.

Persoalan ini perlu ada evaluasi menyeluruh dalam pelaksanaan MBG supaya tak hanya menjadi program yang terfokus pada sekolah tertentu, tetapi benar-benar dirasakan secara merata oleh seluruh siswa di Maluku Utara. (*)

 

Penulis : Sukardi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

HUT ke-27 Malut Bukan Sekadar Seremoni, Dikbud Gembleng Generasi Berkarakter
Dikbud Malut Semarakkan HUT ke-27 Lewat Kirab Pesona Kie Raha Nusantara
OGN 2026 Resmi Ditutup, Halteng Tegaskan Komitmen Pendidikan Numerasi
Dikbud Malut Dorong Afirmasi Pendidikan dan Perluasan Revitalisasi Sekolah
Pemkab Halteng Resmi Gelar Olimpiade GASING Nasional 2026
Buka OGN 2026, Wagub Sarbin Sambut Talenta Matematika dari Berbagai Daerah
Ruang Kuliah Terbatas, INTEG Ternate Minta Perhatian Ketua Komisi IV DPRD Malut
80 Calon Kepsek Masuk Tahap Uji Kompetensi, Dikbud Malut Tegaskan Merit System

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:26 WIT

HUT ke-27 Malut Bukan Sekadar Seremoni, Dikbud Gembleng Generasi Berkarakter

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:30 WIT

OGN 2026 Resmi Ditutup, Halteng Tegaskan Komitmen Pendidikan Numerasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:18 WIT

Dikbud Malut Dorong Afirmasi Pendidikan dan Perluasan Revitalisasi Sekolah

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:30 WIT

Pemkab Halteng Resmi Gelar Olimpiade GASING Nasional 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:05 WIT

Buka OGN 2026, Wagub Sarbin Sambut Talenta Matematika dari Berbagai Daerah

Berita Terbaru

Ternate

DWP Ternate Dorong Produk Lokal Jadi Ekonomi Keluarga

Sabtu, 10 Okt 2026 - 20:14 WIT