471 Guru di Halsel Belum Nikmati Tunjangan Dacil

Senin, 14 Juli 2025 - 12:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Jusman Ibrahim. || Doc : Idal_kasedata.id

M. Jusman Ibrahim. || Doc : Idal_kasedata.id

Kasedata.id – Sebanyak 141 guru yang bertugas di daerah terpencil di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menerima tunjangan daerah terpencil (Dacil) dari pemerintah sebagai kompensasi atas komitmen dan konsistensi yang dilakukan selama melaksanakan tugas.

Staf pengelola aneka tunjangan Dinas Pendidikan Halmahera Selatan, M. Jusman Ibrahim mengatakan tahun 2025 ini tercatat 612 guru. Sementara, 471 guru di daerah terpencil yang belum menerima tunjangan Dacil.

“Kami sudah pertanyakan ke pusat kenapa hanya 141 guru yang dapat, tapi jawaban mereka pencarian itu bertahap. Ada juga yang mengalami beberapa kendala, tapi yang jelas jawaban mereka tetap akan dibayar,” kata Jusman kepada kasedata.id, Senin (14/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa jika merujuk ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terdapat guru yang NIP (Nomor Induk Pegawai) yang tidak sesuai dengan data di BKN. Ketidaksesuaian data ini, kata dia, sehingga proses pencairan tunjangan bisa terhambat.

“Solusinya adalah dengan melakukan validasi dan sinkronisasi data guru dengan data di BKN. Nanti kita lihat di triwulan berikut, ada tambahan atau angka ini bertahan sampai triwulan empat. Mudah-mudahan ada perubahan agar semua guru di daerah terpencil bisa mendapatkan haknya,” jelasnya.

Baca Juga :  81 Tahun Merdeka, Gubernur Sherly Tegaskan Maluku Utara Harus Tetap Kokoh Dalam Bingkai NKRI

Ia menambahkan, operator sentum Dinas Pendidikan hanya memverifikasi rekening dan membuat pengusulan ke pemerintah pusat. Sebab, pembayaran Dacil saat ini sudah melalui pemerintah pusat.

“Jadi untuk pencairan triwulan II (dua) kita belum bisa pastikan kapan cair, nanti kita lihat di aplikasi, kapan SP2D dan kapan cair. Kalau tidak salah mungkin minggu ke-3 bulan Juli sudah cair,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Presiden RI Prabowo Subianto Kunjungi Maluku Utara
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana
Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja
Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional
Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:10 WIT

Presiden RI Prabowo Subianto Kunjungi Maluku Utara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:11 WIT

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:14 WIT

Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:38 WIT

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:37 WIT

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam

Berita Terbaru

Presiden RI Prabowo Subianto. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Presiden RI Prabowo Subianto Kunjungi Maluku Utara

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:10 WIT

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:14 WIT

Gubernur Sherly Tjoanda Laos membuka secara resmi lomba menembak di Lapangan Tembak Brimob Polda Maluku Utara. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:38 WIT