Kasedata.id – Mempertahankan prestasi bukan perkara mudah. Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara membuktikan bahwa predikat Sangat Inovatif bukan sekadar capaian sesaat. Untuk kedua kalinya berturut-turut, lembaga ini kembali meraih penghargaan yang sama dalam ajang Inovasi Award.
Namun, di balik penghargaan tersebut, ada tantangan yang lebih besar, memastikan setiap inovasi benar-benar berdampak pada perbaikan tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Di bawah kepemimpinan Kepala BPBJ Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, capaian ini menjadi penanda keberlanjutan upaya membangun sistem pengadaan yang lebih baik. Inovasi tidak hanya diperkenalkan sebagai program, tetapi dituntut terus berkembang dan menjadi bagian dari budaya kerja organisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penghargaan Inovasi Award 2025 itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, kepada Hairil Hi. Hukum dalam rangkaian Apel Gabungan ASN di Halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Senin, (10/8/2026).
Samsuddin menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada perangkat daerah yang mampu menghadirkan gagasan baru sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa penghargaan tidak boleh membuat jajaran perangkat daerah berhenti berbenah. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi pemicu untuk menuntaskan pekerjaan dan memenuhi tanggung jawab yang masih tersisa.
“Penghargaan ini bukanlah garis finis, melainkan titik tolak untuk melangkah lebih jauh. Capaian yang sudah diraih harus diiringi dengan penyelesaian seluruh pekerjaan yang masih tertunda. Jangan biarkan ada janji yang belum ditunaikan dan tugas yang belum tuntas. Selesaikanlah dengan sebaik-baiknya,” kata Samsuddin di hadapan peserta apel.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan inovasi tidak cukup diukur dari piagam atau predikat yang disematkan. Ukuran sesungguhnya terletak pada hasil kerja yang dapat dirasakan: pekerjaan yang tuntas, pelayanan yang semakin baik, serta tata kelola pemerintahan yang memberikan manfaat nyata.
Bagi BPBJ Maluku Utara, penghargaan tahun ini bukanlah capaian yang berdiri sendiri. Pada 2024, lembaga tersebut juga meraih penghargaan serupa di bawah kepemimpinan Hairil Hi. Hukum.
Dua kali berturut-turut menyandang predikat Sangat Inovatif memperlihatkan adanya kesinambungan dalam upaya mendorong pembaruan di lingkungan BPBJ. Tantangannya kini bukan sekadar mempertahankan pengakuan, melainkan memastikan inovasi terus melahirkan perbaikan yang terukur dan berkelanjutan.
Hal ini menjadi penting mengingat pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu aspek strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan. Prosesnya menuntut transparansi, akuntabilitas, efektivitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan pemerintah dan masyarakat.
- Karena itu, penghargaan yang kembali diraih BPBJ Maluku Utara sekaligus membawa tanggung jawab yang lebih besar. Hairil Hi. Hukum bersama seluruh jajarannya dituntut menjaga capaian tersebut, mengevaluasi apa yang telah berjalan, dan menghadirkan terobosan baru yang relevan dengan kebutuhan tata kelola pengadaan.
Pada akhirnya, predikat Sangat Inovatif bukanlah akhir dari perjalanan. Penghargaan itu justru menjadi tolok ukur sekaligus tantangan bagi BPBJ Maluku Utara untuk membuktikan sejauh mana inovasi mampu diterjemahkan menjadi proses pengadaan yang semakin transparan, akuntabel, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Utara.
Sebab, inovasi terbaik bukan hanya yang berhasil mengantarkan penghargaan, melainkan yang mampu menghadirkan perubahan nyata dalam pelayanan pemerintahan. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi






![Upaya tim gabungan memadamkan sisa api bawah tanah TPA Takome Kota Ternate [dok : istimewa]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261012_234544-225x129.jpg)

