Inovasi PBJ Malut Dilirik Papua, Skema Pengadaan Jalan Lapen Dipelajari

Rabu, 30 September 2026 - 14:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi Papua datang langsung ke Sofifi untuk mempelajari penerapan konsolidasi pengadaan konstruksi jalan Lapen. || Foto : Kasedata.id

Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi Papua datang langsung ke Sofifi untuk mempelajari penerapan konsolidasi pengadaan konstruksi jalan Lapen. || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id – Inovasi pengadaan barang dan jasa Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai menarik perhatian daerah lain. Kali ini, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi Papua datang langsung ke Sofifi untuk mempelajari penerapan konsolidasi pengadaan konstruksi jalan lapisan penetrasi (lapen) yang dinilai dapat menjadi model pengadaan lebih efisien.

Kunjungan dan konsultasi teknis tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Maluku Utara, Rabu (30/9/2026). Rombongan UKPBJ Papua dipimpin Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi, Rosihan Hatari.

Rosihan mengungkapkan, Maluku Utara dipilih sebagai lokasi studi karena dinilai memiliki pengalaman dalam menerapkan konsolidasi pengadaan konstruksi. Kesamaan karakteristik wilayah Indonesia Timur juga menjadi pertimbangan utama dibandingkan daerah-daerah di Pulau Jawa.

“Kami memilih belajar ke Maluku Utara ketimbang ke Jawa karena kesamaan konteks dan karakteristik wilayah Indonesia Timur. Konsolidasi konstruksi ini hal baru di Indonesia, jadi kami ingin mempelajari langkah konkretnya langsung dari pelopornya,” ujar Rosihan.

Baca Juga :  CT Scan Tiba di Sula, Layanan Belum Bisa Dibuka

Malut Jadi Referensi Inovasi Pengadaan Konstruksi

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, menjelaskan bahwa Maluku Utara menjadi daerah pertama yang menggabungkan skema kontrak payung dengan konsolidasi pengadaan untuk pekerjaan konstruksi jalan lapen.

Menurut Hairil, pendekatan tersebut merupakan terobosan strategis untuk mendorong efisiensi sekaligus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Terobosan ini menjadikan Maluku Utara sebagai percontohan nasional dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa. Peran strategis PPK, Pokja Pemilihan, serta kesiapan regulasi dan SK penugasan menjadi kunci sukses skema ini,” kata Hairil.

Melalui skema tersebut, pengalaman Maluku Utara tidak hanya menjadi capaian di tingkat daerah, tetapi juga berpotensi menjadi bahan pembelajaran bagi pemerintah daerah lain dalam mengembangkan sistem pengadaan konstruksi yang lebih terarah dan akuntabel.

Dalam sesi konsultasi, Biro PBJ bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara memaparkan secara terperinci tahapan pelaksanaan konsolidasi pengadaan, mulai dari dokumen yang harus disiapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), mekanisme e-purchasing, hingga proses negosiasi harga dalam skema kontrak payung.

Baca Juga :  PBJ Malut Pacu Kompetensi Pelaku Usaha Lokal Hadapi Era Pengadaan Digital

Pembahasan juga menyentuh mekanisme kerja Pokja Konsolidasi serta strategi mitigasi risiko hukum dan administratif. Aspek tersebut menjadi perhatian penting agar pelaksanaan pengadaan tetap sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kunjungan diakhiri dengan penyerahan plakat dan foto bersama sebagai simbol pertukaran pengetahuan sekaligus penguatan hubungan kerja sama antardaerah.

Studi teknis ini diharapkan menjadi pintu bagi UKPBJ Papua untuk mengadaptasi pengalaman Maluku Utara sesuai kebutuhan dan karakteristik wilayahnya. Di sisi lain, kunjungan tersebut memperkuat posisi Maluku Utara sebagai salah satu referensi pengembangan inovasi pengadaan barang dan jasa pemerintah di kawasan Indonesia Timur. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pesan Bernada Ancaman, Jurnalis di Taliabu Tempuh Jalur Hukum
Transformasi Birokrasi Era Sherly, Karier ASN Malut Ditata Berbasis Kompetensi
Harga Biosolar Tembus Rp 17 Ribu per Liter, Wagub Sarbin Sidak SPBU Sofifi
Kejar Target Proyek 2026, Progres Kontraktor Bakal Dievaluasi
“Dulu Mereka Menuntun Kita”, Gubernur Malut Ajak Warga Manfaatkan Layanan Katarak Gratis
Fatayat NU Malut Kawal Bantuan Zmart hingga Jadi Usaha Produktif
Kadikbud Malut dan Jajaran Jangkau 11 Sekolah di Taliabu, Sulitnya Akses Pendidikan Terungkap
Pemprov Malut Pastikan Stok BBM Aman, Dua Kapal Segera Tambah Pasokan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:31 WIT

Pesan Bernada Ancaman, Jurnalis di Taliabu Tempuh Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:00 WIT

Transformasi Birokrasi Era Sherly, Karier ASN Malut Ditata Berbasis Kompetensi

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:49 WIT

Harga Biosolar Tembus Rp 17 Ribu per Liter, Wagub Sarbin Sidak SPBU Sofifi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIT

Kejar Target Proyek 2026, Progres Kontraktor Bakal Dievaluasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIT

“Dulu Mereka Menuntun Kita”, Gubernur Malut Ajak Warga Manfaatkan Layanan Katarak Gratis

Berita Terbaru