Kasedata.id – Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara, Sahril Thahir, menegaskan komitmen partainya untuk mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto beserta agenda pembangunan nasional melalui Asta Cita hingga ke tingkat daerah dan desa.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui konsolidasi internal, pengawasan anggaran daerah, pendidikan dan pelatihan kader, serta penegakan disiplin terhadap seluruh kader yang menduduki jabatan publik, Minggu (18/10/2026).
Sahril menyebut, kader Gerindra di Maluku Utara memiliki aspirasi agar Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinannya hingga dua periode. Menurutnya, sejumlah kebijakan pemerintah pusat, terutama terkait pemberantasan korupsi dan penyelamatan aset negara, menjadi alasan bagi kader untuk terus mendukung kepemimpinan Prabowo.
“Sebagai kader Partai Gerindra, kami memiliki keinginan yang kuat agar Pak Prabowo memimpin dua periode. Kami menilai beliau sangat mampu menjalankan tugas sebagai Presiden. Ketegasan beliau terbukti dalam pemberantasan korupsi dan penyelamatan aset negara, seperti penataan dan penyitaan lebih dari 6 juta hektare lahan sawit ilegal sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945,” ujar Sahril tegas.
Salah satu instruksi utama DPD Gerindra Maluku Utara adalah meminta seluruh anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, memeriksa secara terperinci dokumen APBD Tahun Anggaran berjalan.
Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan keselarasan program pembangunan pemerintah daerah dengan agenda prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Sahril menegaskan, apabila ditemukan program atau kebijakan anggaran daerah yang dinilai tidak sejalan dengan program pemerintah pusat, persoalan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan partai di tingkat yang lebih tinggi untuk ditindaklanjuti.
Selain pengawasan anggaran, Gerindra Maluku Utara juga menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi sekitar 300 kader dari tingkat desa.
Diklat tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kader agar mampu mengawal pelaksanaan program strategis pemerintah, mulai dari pengembangan kampung nelayan, penguatan koperasi desa, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui penguatan kader hingga ke tingkat desa, Gerindra ingin memastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan sekaligus mendorong agar pelaksanaan program pemerintah berjalan sesuai sasaran di wilayah masing-masing.
Sahril juga mengingatkan seluruh kader, khususnya anggota DPRD, agar tetap berpegang pada garis perjuangan partai dengan memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil, buruh, dan petani.
Ia menegaskan, setiap kader yang mengabaikan arahan partai dapat dikenai sanksi secara berjenjang sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), mulai dari Surat Peringatan (SP) 1, SP 2, hingga tindakan organisasi lebih lanjut.
“Gerindra adalah partai pejuang untuk rakyat kecil. Seluruh kader harus hadir di tengah masyarakat dan siap mengawal visi-misi Pak Prabowo sampai ke tingkat desa,” tegasnya.
“Penguatan konsolidasi, pengawasan anggaran, dan pendidikan kader, DPD Partai Gerindra Maluku Utara menargetkan mesin partai bekerja hingga ke akar rumput dalam mengawal program pemerintah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” sambung Sahril mengakhiri. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi



![Kontingen Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kabupaten Halmahera Selatan [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/10/Liga-INKAI-225x129.jpg)
![Ketua Harian IMI Malut sekaligus Ketua Phyton Racing Team, Abdurahim Achmad bersama pengurus klub yang walk out saat menggelar pertemuan [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/10/kontra-IMI-225x129.jpg)


