Komisi I DPRD Malut Ingatkan Gubernur Sherly Soal Ini

Rabu, 23 April 2025 - 13:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Maluku Utara, Nazlatan Uqhra Kasuba. || Doc : Ilham

Ketua Komisi I DPRD Maluku Utara, Nazlatan Uqhra Kasuba. || Doc : Ilham

Kasedata.id – Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos menyebut isu pembentukan Tim Percepatan Pembangunan (TPP) yang di ketuai Abjan Sofyan merupakan hoaks.

Hal ini mengundang reaksi ketua Komisi I DPRD Malut, Nazlatan Uqhra Kasuba yang sejak awal mengkritisi kebijakan tersebut.

Nazlatan saat di konfirmasi via WhatsApp, Selasa (22/4/2025) malam, menilai pernyataan Gubernur terkait pembentukan TPP hoaks adalah tuduhan serius karena mengandung konsekuensi hukum.

Ia menyayangkan statemen seberat itu justru datang dari orang nomor satu di Maluku Utara, Sherly Laos. Dengan demikian, pembentukan tim percepatan pembangunan yang sebelumnya di sampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Malut, Samsuddin A. Kadir dan Biro Hukum gugur dengan sendirinya.

Baca Juga :  Kemenag Halsel Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Maal

“Kami tegaskan, ini bukan isu ringan. OPD penting dalam struktur Pemerintah Provinsi mulai dari Sekda, Bappeda, hingga Karo Hukum telah menyampaikan kepada kami bahwa SK itu memang ada. Maka pertanyaannya, kalau bukan Ibu Gubernur yang bertanggung jawab atas pernyataan itu, lantas siapa ?,” kesal Nazlatan.

“Apakah semua orang di luar beliau harus dianggap menyebar hoaks?,” sambungnya lagi.

Komisi I DPRD Malut, kata Nazlatan, tidak ingin ikut-ikutan berpolemik lebih jauh. Pihaknya menghormati forum-forum resmi yang telah di jalani bersama Pemprov.

“Tapi justru karena kami menghormati, maka kami juga meminta Gubernur untuk memberikan klarifikasi langsung kepada DPRD di ruang yang resmi, bukan melalui media,” pinta Politisi Gerindra itu dengan tegas.

Baca Juga :  Gubernur Malut Sherly Laos didaulat Jadi Anggota Kehormatan Banser

Nazlatan juga mengingatkan Pemprov Malut agar menjaga komunikasi internal dengan baik sehingga publik tidak dibuat bingung.

“Jangan biarkan masyarakat jadi korban kebingungan akibat komunikasi yang simpang siur dan saling bantah di internal pemerintah sendiri. Pemimpin itu menata, bukan menambah gaduh,” ujarnya.

Ia menyatakan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan dengan tegas, “kami harap Gubernur tidak menghindar dari ruang-ruang konstitusional untuk menjelaskan duduk persoalan ini secara bertanggung jawab,” cetusnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tanggap Darurat Karthutla TPA Takome Berakhir, Rehabilitasi Disiapkan
PPK PUPR Malut Buka Data Teknis Fondasi Jembatan Togoreba Tua-Tolabi
Kredit ASN Macet di BRI, BPKAD Malut Bongkar Kendala SP2D Online
Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III
Fatayat NU Malut Kenang Sultan, Kirim Doa untuk Para Kiai
Branding Ternate Kota Rempah Harus Berdampak pada Ekonomi Warga
Sherly Tjoanda Tembus Peringkat Kedua Gubernur Pilihan Anak Muda Nasional
Jejak NU ke Mimbar Hari Santri, Aka Merajut Pesan untuk Generasi Masa Depan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:15 WIT

Tanggap Darurat Karthutla TPA Takome Berakhir, Rehabilitasi Disiapkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:14 WIT

PPK PUPR Malut Buka Data Teknis Fondasi Jembatan Togoreba Tua-Tolabi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIT

Kredit ASN Macet di BRI, BPKAD Malut Bongkar Kendala SP2D Online

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:46 WIT

Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIT

Fatayat NU Malut Kenang Sultan, Kirim Doa untuk Para Kiai

Berita Terbaru

Daerah

Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:46 WIT

Pembacaan Surat Yasin dan lantunan doa oleh pengurus PW Fatayat NU Maluku Utara di makam mendiang H. Mudaffar Sjah, Sultan ke-48. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Fatayat NU Malut Kenang Sultan, Kirim Doa untuk Para Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:21 WIT