Banjir Landa Puskesmas Lifofa Tidore Kepulauan

Jumat, 8 Agustus 2025 - 20:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca Banjir yang melanda Puskesmas Lifofa, Kota Tidore Kepulauan || Foto : istimewa

Pasca Banjir yang melanda Puskesmas Lifofa, Kota Tidore Kepulauan || Foto : istimewa

Kasedata.id – Hujan deras mengguyur kawasan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Kamis malam (7/8/2025) sekitar pukul 20.00 WIT, menyebabkan Puskesmas Desa Lifofa tergenang banjir.

Kondisi tersebut diketahui melalui sebuah video berdurasi 21 detik yang beredar di media sosial. Video itu diambil salah satu petugas puskesmas yang memperlihatkan air berwarna kecokelatan menggenangi hampir seluruh ruangan termasuk ruang perawatan pasien.

“Banjir terjadi saat hujan deras semalam. Karena air terus masuk, kami langsung memindahkan pasien ke gedung PKM baru dan menyelamatkan berkas-berkas penting lainnya,” ujar seorang petugas Puskemas.

Diketahui bahwa gedung yang digunakan saat ini merupakan gedung lama. Para petugas terpaksa menempatinya sementara waktu karena gedung Puskesmas yang baru masih dalam proses rehabilitasi. Sudah sekitar dua minggu pelayanan dialihkan ke gedung lama.

Menanggapi insiden ini Kepala Tata Usaha Puskesmas Lifofa, Fahria Firdaus saat dikonfirmasi kasedata.id, Jumat (8/8/2025), membenarkan kejadian tersebut. Meski ia tidak berada di lokasi saat peristiwa terjadi, Fahria menyebut pihaknya telah menerima instruksi langsung dari Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Kesehatan, dan Pak Wali sudah menginstruksikan untuk menutup sementara pelayanan rawat jalan guna proses pembersihan puskesmas,” jelasnya.

Baca Juga :  Banjir Landa Desa Naflo, Warga Diminta Tetap Waspada

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Saiful Salim, juga membenarkan bahwa bangunan digunakan saat ini merupakan gedung lama yang sebenarnya sudah tidak layak pakai dan kerap mengalami banjir.

“Itu gedung tua, pelayanannya hanya sementara karena gedung baru sedang direhabilitasi. Untuk saat ini, seluruh pelayanan baik rawat jalan maupun rawat inap, kita arahkan ke polindes-polindes terdekat,” ujarnya.

Saiful menambahkan, bila proses pembersihan sudah selesai maka pelayanan kembali diaktifkan besok dengan menempati ruangan yang tidak terdampak banjir. (*)

 

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027
Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah
Kepala Balitbangda Malut Segera Ditentukan, BKD : SK Disiapkan
Pemprov Malut Lepas 40 Peserta Wisata Rohani ke Yerusalem
Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan, 400 Kader Bakal Digembleng

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:37 WIT

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:57 WIT

Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:24 WIT

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:32 WIT

KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:16 WIT

Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah

Berita Terbaru

Personel Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha saat melakukan pemantauan terhadap titik karhutla di lokasi TPA Takome

Peristiwa

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:24 WIT