Tak Ada Anggaran Sepak Bola, PSSI Ternate Beri Alarm Keras ke Dispora 

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua PSSI Ternate, Zulkifli Tuguira [dok : kasedata]

Wakil Ketua PSSI Ternate, Zulkifli Tuguira [dok : kasedata]

Kasedata.id – PSSI Kota Ternate melayangkan alarm keras kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate terkait persiapan Cabang Olahraga (Cabor) Sepak Bola dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Tahun 2026 tingkat Provinsi Maluku Utara akan digelar di Kabupaten Pulau Morotai.

Sorotan PSSI Ternate berfokus pada minimnya dukungan anggaran yang dinilai tidak adil terhadap cabor beregu sepak bola. Bahkan, PSSI Ternate secara tegas menolak menghadiri rapat yang digelar Dispora Kota Ternate pada Rabu (4/2/2026) tadi.

Wakil Ketua PSSI Ternate, Zulkifli Tuguira, menegaskan bahwa penolakan mengikuti rapat itu merupakan bentuk keberatan atas kebijakan Dispora yang dinilai pilih kasih dalam pembagian anggaran cabor. Ketidakhadiran PSSI juga dipicu oleh minimnya pelibatan organisasi sepak bola dalam proses persiapan POPDA untuk tahun ini.

“Kami perlu sampaikan bahwa sikap PSSI Ternate bukan bentuk pembangkangan, melainkan dorongan agar perencanaan dan pengambilan keputusan dilakukan secara lebih inklusif, terukur, dan berkeadilan,” ujar Zulkifli kepada kasedata.id.

Menurutnya, target maksimal dalam POPDA XII kali ini harus dibarengi dengan dukungan anggaran yang proporsional terutama cabor beregu seperti sepak bola.

Ia mengungkapkan, total anggaran yang disiapkan Dispora Kota Ternate untuk POPDA 2026 sebesar 500 juta. Idealnya, anggaran ini dibagi secara adil kepada 10 cabor yang ikut berpartisipasi. Namun faktanya, cabor sepak bola justru tidak mendapatkan alokasi anggaran sama sekali.

Baca Juga :  Mengembalikan Falsafah Silat, IPSI Malut Gelar Pelatihan Wasit Juri dan Pelatih

“Anggaran untuk sepak bola tidak ada sama sekali. Padahal, jika 500 juta dibagi rata agar adil maka kekurangan anggaran bisa kami antisipasi. Ini justru nol rupiah. Ini jelas tidak adil,” tegasnya.

Zulkifli menambahkan, pihaknya memahami kondisi efisiensi anggaran saat ini, namun bukan berarti cabor sepak bola harus dinol rupiahkan.

“ Maka Dispora seharusnya memberi solusi dan jalan keluar karena ini menyangkut prestasi sepak bola di Kota Ternate. Tanpa dukungan anggaran, tentu sulit kita berharap prestasi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kalah dari Persib, Pelatih Malut United Kritik Kinerja Wasit
Jumat, Malut United Siap Tempur di Kandang Persib Bandung
PSSI Perketat Klub Sepak Bola di Ternate, Legalitas Jadi Syarat Mutlak
Malut United Segel Kemenangan Meyakinkan 4-0 Kontra Persik Kediri
Musprov POSSI Malut, Momen Konsolidasi Menuju Event Nasional
Lucas Cardoso, Amunisi Baru Malut United
PW IKA PMII Malut Sukses Gelar Open Turnamen Mini Soccer One Day
Perkuat Sinergitas, IKA PMII Malut Gelar Turnamen Mini Soccer

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 00:20 WIT

Kalah dari Persib, Pelatih Malut United Kritik Kinerja Wasit

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:12 WIT

Jumat, Malut United Siap Tempur di Kandang Persib Bandung

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:47 WIT

Tak Ada Anggaran Sepak Bola, PSSI Ternate Beri Alarm Keras ke Dispora 

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:00 WIT

PSSI Perketat Klub Sepak Bola di Ternate, Legalitas Jadi Syarat Mutlak

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:21 WIT

Malut United Segel Kemenangan Meyakinkan 4-0 Kontra Persik Kediri

Berita Terbaru

Ketua DPC Hiswana Migas, Nasri Abubakar

Daerah

Sambut Ramadan, Stok BBM di Ternate Dipastikan Aman

Rabu, 11 Feb 2026 - 06:06 WIT

Daerah

Masuk Gemusba, Rizal Marsaoly Siap Kawal Agenda Pemuda

Selasa, 10 Feb 2026 - 12:45 WIT