SMK Tanam Serentak, Maluku Utara Perkuat Pangan dari Dunia Pendidikan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Abubakar Abdullah menaruh beberapa benih tanaman sebagai tanda dimulainya penanaman serentak di 21 SMK. Kegiatan ini dipusatkan di SMK Negeri 4 Tikep. || dok : Dikbud Maluku Utara

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Abubakar Abdullah menaruh beberapa benih tanaman sebagai tanda dimulainya penanaman serentak di 21 SMK. Kegiatan ini dipusatkan di SMK Negeri 4 Tikep. || dok : Dikbud Maluku Utara

Kasedata.id Sebanyak 21 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Maluku Utara mulai menggarap 10,5 hektare lahan pertanian secara serentak sebagai langkah konkret memperkuat kemandirian pangan daerah. Program ini dipusatkan di SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan penanaman serentak tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara, Abubakar Abdullah.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan pilar strategis bangsa, tidak hanya dari aspek ekonomi, tetapi juga sosial dan ketahanan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengapresiasi capaian pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang dinilai berhasil menjaga ketahanan pangan nasional, termasuk memenuhi kebutuhan beras tanpa impor.

“SMK harus mampu melahirkan lulusan yang siap kerja, diterima industri, dan memiliki jiwa wirausaha,” tegas Sarbin.

Ia juga menekankan pentingnya transformasi SMK melalui keseimbangan antara pembelajaran teori dan praktik, khususnya di sektor pertanian, guna mengurangi ketergantungan pasokan hortikultura dari luar daerah.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Tinjau Program Revitalisasi Pendidikan di Ternate

“Penguatan teknologi pertanian dan kepastian akses pasar menjadi kunci, agar kegiatan penanaman tidak berhenti pada produksi semata, tetapi mampu memberikan manfaat ekonomi nyata bagi sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara kebijakan pangan nasional dan pendidikan vokasi diyakini mampu melahirkan SDM unggul sekaligus mempercepat terwujudnya kemandirian pangan Maluku Utara.

Sementara itu, Kepala Dikbud Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Maluku Utara terhadap agenda nasional ketahanan pangan sekaligus penguatan ekosistem pendidikan berkelanjutan.

Menurut Abubakar, Program SMK Penunjang Ketahanan Pangan tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian sekolah, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik.

“Melalui program ini, kami berharap sekolah menjadi pusat pembelajaran kontekstual yang menanamkan nilai kemandirian, gotong royong, kepedulian lingkungan, dan kesadaran ketahanan pangan. Anak-anak belajar langsung dari alam dan praktik nyata,” ungkapnya.

Baca Juga :  PKPA Resmi Dibuka di Fakultas Hukum Unkhair

Ia menambahkan, komoditas yang ditanam meliputi berbagai jenis sayuran dan tanaman pangan yang mudah dibudidayakan di lingkungan sekolah, sebagai wujud sinergi antara dunia pendidikan dan pembangunan berkelanjutan.

“Sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga laboratorium hidup untuk membangun kesadaran pangan, lingkungan, dan kemandirian ekonomi skala kecil. Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan dan menjadi budaya di sekolah-sekolah, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang SMK, Makmur, menjelaskan bahwa SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan menanam pepaya California dan jagung di atas lahan seluas 2 hektare milik sekolah.

“Selain itu, SMK lainnya menanam berbagai komoditas seperti nenas, kacang-kacangan, bayam, serta berbagai jenis hortikultura lainnya,” tambahnya.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Maluku Utara bersama Kepala Dikbud juga meninjau peralatan pertanian Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025 serta peternakan ayam milik SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

STIMIK Tidore Mandiri Wisuda, Bidik Status Institut
Wali Kota Ternate Dukung Munas FPIP-PTM di UMMU
UMMU Siap Jadi Tuan Rumah Munas FPIP-PTM
Kadikbud Malut Kibarkan Merah Putih di Pulau Rao, Tegaskan Negara Hadir di Tengah Pelajar
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya
Dikbud Maluku Utara Hadirkan “Satu Panggung Seribu Talenta” di Sofifi Semarakkan HUT ke-81 RI
SMAN 3 Ternate Siap Jadi Pilot Project Pendidikan Malut, Dorong Inovasi dan Perkuat Mutu Sekolah
Wagub Sarbin Sehe Tinjau Pengecekan Kesehatan Gratis Pelajar, Dorong Sekolah Lebih Sehat dan Nyaman

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:57 WIT

STIMIK Tidore Mandiri Wisuda, Bidik Status Institut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WIT

Wali Kota Ternate Dukung Munas FPIP-PTM di UMMU

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:56 WIT

Kadikbud Malut Kibarkan Merah Putih di Pulau Rao, Tegaskan Negara Hadir di Tengah Pelajar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:32 WIT

BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:21 WIT

Dikbud Maluku Utara Hadirkan “Satu Panggung Seribu Talenta” di Sofifi Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Wisudawaan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Tidore Mandiri [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

STIMIK Tidore Mandiri Wisuda, Bidik Status Institut

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:57 WIT

Sekretaris Pengcab FORKI Halut, Boyke Raymond Toisuta

Olahraga

SK Pembekuan FORKI Halut Dipertanyakan, Siapkan Somasi

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:37 WIT

Pendidikan

Wali Kota Ternate Dukung Munas FPIP-PTM di UMMU

Kamis, 20 Agu 2026 - 18:28 WIT