Mini Kompetisi E-Katalog, Kontraktor Malut Ditantang Beradaptasi

Senin, 9 Februari 2026 - 23:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar workshop pemanfaatan Katalog Elektronik versi 6 dengan tema “Mini Kompetisi bagi Penyedia Jasa di UPT Kementerian Pekerjaan Umum Wilayah Maluku Utara”. Kegiatan ini berlangsung di Emerald Hotel, Kota Ternate, Senin (9/2/2026).

Kepala Subbagian Tata Usaha dan Umum Kementerian PUPR, Ardianto Soamole, mengatakan workshop itu digelar sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah yang kini diprioritaskan melalui sistem elektronik.

“Pelatihan ini diberikan kepada penyedia jasa melalui asosiasi konstruksi agar mereka memahami mekanisme pengadaan berbasis digital melalui metode mini kompetisi dalam e-katalog,” ujar Ardianto.

Ia menjelaskan sesuai arahan Perpres, pelaksanaan pengadaan kini menggunakan pendekatan digital dengan metode mini kompetisi. Melalui skema ini, penyedia jasa diharapkan dapat menginput produk dan layanan mereka ke dalam sistem e-katalog.

“Metodenya mini kompetisi sehingga penyedia harus memasukkan produk mereka ke e-katalog agar bisa ikut bersaing dalam proses pengadaan,” jelasnya.

Workshop tersebut diikuti sekitar 50 kontraktor. Ardianto menyebutkan, selama ini proses pengadaan masih didominasi tender reguler maka diperlukan pelatihan khusus agar penyedia jasa memahami sistem baru yang berbasis digital.

Baca Juga :  SA Jadi Sponsor Utama Safari Dakwah Ustadz Agam Fahrul di Ternate

“Dulu tender dilakukan secara reguler dengan penyampaian penawaran. Sekarang eranya sudah berubah ke sistem digital sehingga penyedia harus menyesuaikan diri,” katanya.

Menurut Ardianto, jumlah penyedia jasa konstruksi di Maluku Utara yang memiliki produk dalam e-katalog masih sangat terbatas. Kondisi ini menjadi tantangan dalam penerapan sistem pengadaan digital.

“Di Maluku Utara penyedia yang memiliki etalase produk e-katalog masih sangat sedikit. Karena itu, melalui workshop ini kami berharap penyedia jasa dapat memasukkan produknya agar mampu bersaing dalam pengadaan jasa konstruksi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027
Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah
Kepala Balitbangda Malut Segera Ditentukan, BKD : SK Disiapkan
Pemprov Malut Lepas 40 Peserta Wisata Rohani ke Yerusalem
Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan, 400 Kader Bakal Digembleng

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:37 WIT

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:57 WIT

Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:24 WIT

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:32 WIT

KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:16 WIT

Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah

Berita Terbaru

Personel Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha saat melakukan pemantauan terhadap titik karhutla di lokasi TPA Takome

Peristiwa

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:24 WIT