Bawaslu Halsel MoU dengan UNSAN Bacan, Perkuat Literasi Demokrasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Nurul Hasan Bacan (UNSAN) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada, Rabu (04/03/2026).

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif di daerah, sekaligus membangun ekosistem demokrasi yang bersih, berintegritas, dan inklusif.

Ketua Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan, Rais Kahar, mengatakan bahwa kerja sama yang dilakukan dengan melibatkan civitas akademika diharapkan dapat mendorong upaya pencegahan pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak melalui pendekatan ilmiah serta pengabdian kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerja sama ini bukan hanya sebatas penandatanganan dokumen, melainkan sebuah komitmen bersama untuk membangun demokrasi yang lebih sadar, kritis, dan partisipatif di Halmahera Selatan. Kampus menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai integritas dalam kehidupan berdemokrasi sejak dini,” ucap Rais Kahar.

Baca Juga :  Menkum RI Apresiasi Maluku Utara Tercepat Bentuk Pos Bantuan Hukum

Menurutnya, pengawasan Pemilu harus dijadikan gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga pengawas. Ia menyebut konsep pengawasan Pemilu tidak lagi hanya dianggap sebagai tugas eksklusif Bawaslu, melainkan menjadi gerakan bersama seluruh komponen bangsa.

“Melalui kerja sama dengan civitas akademika, kami berharap dapat mencetak generasi pengawas demokrasi yang independen, berpengetahuan luas, dan berani berdiri tegak untuk kebenaran,” tegasnya.

Ruang lingkup kerja sama mencakup lima poin utama, yaitu:

Baca Juga :  Imigrasi dan Pemasyarakatan Hadir Menguatkan Maluku Utara

1. Pendidikan dan Pengembangan SDM: Penyelenggaraan kelas demokrasi, kuliah umum, serta integrasi kurikulum pengawasan Pemilu ke dalam mata kuliah relevan.

2. Penelitian dan Kajian Strategis: Pelaksanaan riset bersama mengenai indeks kerawanan Pemilu, evaluasi kebijakan, dan pola perilaku pemilih di Maluku Utara.

3. Pengabdian kepada Masyarakat: Sosialisasi pencegahan politik uang, hoaks, dan politisasi SARA melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pengawasan.

4. Program Magang (MBKM): Implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan pemagangan mahasiswa di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan.

5. Pusat Studi Demokrasi: Pembentukan dan penguatan pusat kajian atau Election Corner di lingkungan kampus. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

BPJN Maluku Utara Siapkan 10 Posko Jalur Lebaran Idul Fitri
Jelang Idul Fitri, BRI Labuha Alokasikan 1 Miliar
Yudhi Kembali Pimpin UNSAN Bacan
Food Waste Dominasi Lonjakan Sampah di Ternate Selama Ramadhan
Predikat B PANRB, Bupati Halsel Tekankan Pelayanan
DWP Kehutanan Malut Gelar Bukber dan Santunan Sosial
UPP Jelaskan Tiket Angkutan Laut Jelang Lebaran 
TPAKD Halsel Perkuat Kerja Sama dengan OJK soal Keuangan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:17 WIT

BPJN Maluku Utara Siapkan 10 Posko Jalur Lebaran Idul Fitri

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:22 WIT

Jelang Idul Fitri, BRI Labuha Alokasikan 1 Miliar

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:14 WIT

Yudhi Kembali Pimpin UNSAN Bacan

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:47 WIT

Food Waste Dominasi Lonjakan Sampah di Ternate Selama Ramadhan

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:37 WIT

Bawaslu Halsel MoU dengan UNSAN Bacan, Perkuat Literasi Demokrasi

Berita Terbaru

Daerah

Jelang Idul Fitri, BRI Labuha Alokasikan 1 Miliar

Rabu, 4 Mar 2026 - 23:22 WIT

Daerah

Yudhi Kembali Pimpin UNSAN Bacan

Rabu, 4 Mar 2026 - 23:14 WIT