DPRD Ternate Temukan Problem Ini di Sejumlah Pasar

Selasa, 30 September 2025 - 17:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Farijal S. Teng [Foto : sukarsi/kasedata]

Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Farijal S. Teng [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id – Komisi II DPRD Kota Ternate melakukan kunjungan sekaligus pemantauan ke sejumlah pasar di Kota Ternate pada Selasa (30/9/2025). Sedikitnya empat pasar ditinjau, yakni Pasar Gamalama, Pasar Dufa-Dufa, Pasar Bastiong, dan Pasar Sasa.

Agenda tersebut bertujuan untuk memastikan langsung kondisi pasar yang kerap dikeluhkan pedagang.

Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Farijal S. Teng, dalam agenda itu mengaku menemukan berbagai persoalan mulai dari fasilitas yang minim hingga alih fungsi aset pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pedagang menyampaikan keluhannya terkait akses jalan di area belakang pasar. Menurutnya, ruas jalan yang sempit bahkan tertutup membuat pembeli sulit menjangkau lapak pedagang.

Baca Juga :  Ranperda 2026 Resmi Diparipurnakan DPRD Ternate

“Karena akses jalan di belakang pasar tidak memadai, para pedagang merugi akibat sepi pembeli,” kata Farijal mengutip keluhan pedagang saat diwawancarai

Selain itu, pihaknya menemukan ada penyalahgunaan fungsi ruko di sejumlah pasar.  Hal ini seperti di pasar Gamalama, banyak ruko yang dialihfungsikan menjadi gudang dan indekos. Sementara di Pasar Bastiong, sejumlah ruko justru dibiarkan terbengkalai.

“Ini sudah berkaitan dengan peralihan aset yang seharusnya difungsikan sesuai aturan. Apalagi bangunan pasar ini menggunakan dana APBD sehingga wajib tunduk pada mekanisme pengelolaan aset sesuai PP No. 27 Tahun 2014 dan PP No. 28 Tahun 2020,” ujar Farijal.

Baca Juga :  Fraksi DPRD Kota Ternate Soroti RAPBD 2026

Ia juga meminta Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) agar mengambil langkah konkret dalam mengoptimalkan aset pasar tersebut.

“Kami minta seluruh aset pasar, baik di Gamalama, Dufa-Dufa, maupun Bastiong, dikelola sesuai fungsinya,” tambahnya.

Farijal menambahkan bahwa apabila pemerintah mempertimbangkan aspek pendapatan daerah, maka kebijakan harus tetap mengacu pada regulasi, yakni Permendagri No. 7 Tahun 2024 tentang pengelolaan barang milik daerah. Evaluasi menyeluruh terhadap pemanfaatan bangunan pasar juga perlu segera dilakukan.

Farijal memastikan, seluruh temuan dari kunjungan tersebut akan dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk ditindaklanjuti secara kelembagaan. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

PPN Ternate Pastikan Stok Ikan Aman dan Berkualitas Selama Ramadan
Terima SK, PWI Halsel Matangkan Persiapan Pelantikan
Pemkab Halsel Tindak Tegas Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan
Pelindo Ternate Percepat Distribusi Logistik Jelang Ramadan 
Sambut Ramadan, Stok BBM di Ternate Dipastikan Aman
Masuk Gemusba, Rizal Marsaoly Siap Kawal Agenda Pemuda
Mini Kompetisi E-Katalog, Kontraktor Malut Ditantang Beradaptasi
Peringati HPN 2026, PWI Ternate Siapkan Dialog Publik dan Aksi Sosial

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:19 WIT

PPN Ternate Pastikan Stok Ikan Aman dan Berkualitas Selama Ramadan

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:12 WIT

Terima SK, PWI Halsel Matangkan Persiapan Pelantikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:07 WIT

Pemkab Halsel Tindak Tegas Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:05 WIT

Pelindo Ternate Percepat Distribusi Logistik Jelang Ramadan 

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:06 WIT

Sambut Ramadan, Stok BBM di Ternate Dipastikan Aman

Berita Terbaru

Daerah

Terima SK, PWI Halsel Matangkan Persiapan Pelantikan

Rabu, 11 Feb 2026 - 09:12 WIT

Ketua DPC Hiswana Migas, Nasri Abubakar

Daerah

Sambut Ramadan, Stok BBM di Ternate Dipastikan Aman

Rabu, 11 Feb 2026 - 06:06 WIT