Jumlah PPPK Bermasalah di Halsel Turun

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BKPPDHalmahera Selatan, Abdillah Kamarullah || Ridal_kasedata

BKPPDHalmahera Selatan, Abdillah Kamarullah || Ridal_kasedata

Kasedata.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Abdillah Kamarullah, memastikan jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bermasalah kini tak lagi mencapai 21 orang.

Puluhan PPPK ini sebelumnya diragukan masa kerjanya setelah dinyatakan lulus seleksi tahap I penerimaan tahun 2024. Dugaan awal menyebut mereka tidak pernah menjadi tenaga honorer di instansi Pemerintah Kabupaten Halsel.

“Kami menindaklanjuti laporan yang masuk dengan melakukan verifikasi. Hasilnya, sebagian dinyatakan tidak bermasalah sehingga SK mereka sudah kami terbitkan. Jadi jumlahnya sekarang tidak sampai 21 orang,” ujar Abdillah di ruang kerjanya, Selasa (12/8/2025).

Meski begitu, ia mengungkapkan masih ada puluhan PPPK yang statusnya belum jelas. BKPPD kembali melakukan verifikasi administrasi untuk memastikan kebenaran data. Jika terbukti bermasalah, mereka akan digugurkan.

“Tetapi jika tidak bermasalah, kami akan mengusulkan ke BKN agar SK pengangkatan mereka diterbitkan. Verifikasi ini penting untuk memvalidasi data agar kalau tidak jelas kita ambil langkah tegas. Dan kalau sudah jelas, SK diberikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Senja, Kopi, dan Panorama Ternate dari Vila Lago Montana

Abdillah menambahkan, pihaknya juga akan melakukan verifikasi langsung di lapangan pada instansi tempat PPPK tersebut terdaftar. Langkah ini dilakukan menyusul laporan bahwa sebagian dari mereka tidak pernah mengabdi sebagai honorer dan masa kerja yang digunakan untuk mendaftar PPPK diduga direkayasa.

“Baru-baru ini kami sudah memanggil kembali para pimpinan unit kerja mereka, kami akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenarannya,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana
Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja
Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional
Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027
Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:11 WIT

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:14 WIT

Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:38 WIT

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:37 WIT

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:57 WIT

Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:14 WIT

Gubernur Sherly Tjoanda Laos membuka secara resmi lomba menembak di Lapangan Tembak Brimob Polda Maluku Utara. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:38 WIT