Kasedata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abd. Kadir, atas nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), pejabat administrator, serta kepala SMA/SMK di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, di Sofifi, Rabu (15/4/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut ditegaskan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari langkah strategis mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah : Maluku Utara yang bangkit, maju, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa Maluku Utara yang kaya akan keragaman budaya, agama, dan adat istiadat harus menjadikan keberagaman sebagai kekuatan pemersatu. Namun, ia mengingatkan, keberagaman itu harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal. Tidak boleh ada masyarakat yang merasa terabaikan,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjutnya, terus mendorong transformasi sektor pendidikan melalui program Sekolah Unggulan Maluku Utara. Program ini difokuskan pada peningkatan kompetensi guru, penguatan kurikulum berbasis kearifan lokal, serta penyediaan infrastruktur digital guna menyiapkan generasi muda menghadapi era teknologi.
Sekda juga menggarisbawahi pentingnya sinergi seluruh pemangku kebijakan pendidikan, mulai dari tingkat dinas hingga satuan pendidikan.
“Jalankan amanah ini dengan keikhlasan, integritas, dan semangat pengabdian. Jabatan adalah sarana untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menyampaikan pesan Gubernur terkait karakter kepemimpinan. Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar jabatan atau kekuasaan, melainkan amanah yang menuntut integritas, keteladanan, serta keberpihakan kepada rakyat.
Seorang pemimpin, kata dia, harus hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan secara langsung, dan menghadirkan solusi yang nyata serta berkelanjutan.
“Pemimpin harus menjadi teladan, bukan hanya dalam kata, tetapi juga dalam tindakan. Kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab adalah fondasi utama,” katanya.
Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya budaya kerja kolaboratif di lingkungan pemerintahan. Sinergi antar perangkat daerah dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik.
Seluruh aparatur sipil negara (ASN) pun diingatkan untuk menjaga komitmen, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Setiap kebijakan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu. Kepemimpinan harus melahirkan dampak nyata, tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga masa depan daerah,” tutup Sekda. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi


![Salah satu tambang rakyat di Kabupaten Halmahera Selatan [Foto : istimewa]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260416_231336-225x129.jpg)
![Talent Detection Futsal U-17 Road to Spain 2026 yang berlangsung di Lapangan Futsal Jati, Kota Ternate [Foto : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/Picsart_26-04-16_21-58-13-324-225x129.jpg)


![Aksi damai kader partai di halaman kantor DPD NasDem Malut, Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260415_193527-225x129.jpg)