Kasedata.id – Warga Marikrubu tak hanya menyampaikan keluhan saat bertemu Anggota DPRD Maluku Utara Dapil Kota Ternate-Halbar, Muhajirin Bailussy. Mereka membawa sejumlah kebutuhan yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari seperti jalan lingkungan, tanggul penahan longsor, air bersih, Poskeskel hingga penerangan menuju TPU. Ketua Komisi IV ini pun memastikan aspirasi itu masuk dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk dikawal ke pemerintah daerah.
Aspirasi tersebut disampaikan warga saat Muhajirin menggelar Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025-2026 di Kelurahan Marikrubu, Kota Ternate, Sabtu (26/9/2026) malam.
Warga juga mengusulkan bantuan alat pertukangan dan peralatan bengkel las untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sektor infrastruktur, warga meminta perhatian terhadap jalan setapak dan jalan lingkungan di RT 06 yang dinilai sudah lama minim perhatian. Sementara warga RT 09 mengusulkan pembangunan tanggul penahan tanah untuk mengantisipasi longsor dan luapan air. Penerangan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) juga menjadi kebutuhan yang disampaikan dalam reses tersebut.
Selain itu, warga meminta perbaikan gedung Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel) dan penanganan akses air bersih. Untuk sektor keagamaan, aspirasi mencakup kelanjutan pembangunan Mushola RT 07, dukungan pembangunan Masjid Nurul Yakin serta bantuan kelengkapan alat musik majelis taklim.
Merespons berbagai usulan tersebut, Muhajirin memastikan seluruh aspirasi akan dirangkum sebagai bahan Pokir DPRD untuk disampaikan secara resmi kepada pemerintah daerah. Untuk kebutuhan yang menjadi kewenangan pemerintah kota, ia menyatakan akan berkoordinasi dengan DPRD Kota Ternate dan dinas teknis terkait.
“Hasil reses malam ini akan kami jadikan bahan Pokir legislatif yang nantinya diparipurnakan dan disampaikan resmi ke pemerintah daerah. Semua usulan, baik berupa perbaikan jalan, penerangan TPU, hingga kebutuhan gedung Poskeskel akan menjadi evaluasi bersama. Kami pastikan ada prioritas yang akan dikawal ketat,” tegas Muhajirin.
Terkait usulan rumah ibadah, Muhajirin mengatakan dukungan tetap diberikan dengan menyesuaikan ketentuan hibah daerah. Ia juga menegaskan kebutuhan seperti tanggul dan penerangan TPU berkaitan langsung dengan keselamatan serta kenyamanan warga.
“Masalah fasilitas vital seperti tanggul penahan tanah di jalur luapan air maupun penerangan ke TPU itu menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga. Khusus kewenangan yang ada di tingkat kota, kami akan berkoordinasi langsung dengan rekan-rekan DPRD Kota Ternate dan dinas teknis terkait agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi






