Harga Cabai Rawit Tembus 190 Ribu, Besok Disperindag Malut Gelar Pasar Murah

Minggu, 1 November 2026 - 19:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disperindag Maluku Utara, M.Ronny Saleh [dok : kasedata]

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disperindag Maluku Utara, M.Ronny Saleh [dok : kasedata]

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menggelar Gebyar Pasar Murah cabai rawit di Kota Ternate, Senin (2/11/2026).

Gebyar pasar murah itu, cabai rawit akan dijual dengan harga Rp110 ribu per kilogram. Langkah ini dilakukan untuk menekan lonjakan harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan di tengah tingginya harga cabai di pasaran.

Saat ini, harga cabai rawit di sejumlah pasar berkisar antara Rp140 ribu hingga Rp190 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini turut menjadi perhatian karena berpotensi memberikan tekanan terhadap inflasi daerah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disperindag Maluku Utara, M.Ronny Saleh, membenarkan agenda pasar murah itu aat dikonfirmasi kasedata.id. Ia mengatakan, pihaknya bersama tim saat ini tengah melakukan penyortiran cabai untuk memisahkan cabai yang mengalami penyusutan kualitas dengan cabai yang masih layak untuk dijual.

Gebyar Pasar Murah akan dilaksanakan di dua titik. Lokasi pertama berada di depan Kantor Disperindag Kota Ternate, dekat Pasar Higienis. Sementara lokasi kedua dipusatkan di Pasar Bastiong bersamaan dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah oleh Dinas Pangan yang juga menyediakan cabai nona.

Baca Juga :  Pemprov Malut Perketat Pengawasan Solar Subsidi, Mafia BBM Mulai Dibidik

Ronny menyebutkan bahwa harga Rp110 ribu per kilogram ini masih berpeluang turun apabila terjadi pergerakan harga di pasar Kota Ternate.

“Besok 110 ribu, bisa jadi lusa turun lagi kalau ada pergerakan harga di pasar Kota Ternate,” ujarnya.

Sebelumnya, rencana Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Disperindag menggelar pasar murah cabai rawit mendapat dukungan dan apresiasi dari masyarakat.

Kebijakan tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban masyarakat di tengah tingginya harga cabai rawit. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo
Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi
Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite
Penertiban Aset Pemprov Malut Dikebut, 64 Kendaraan Dinas Berhasil Diamankan
BKD Pacu Kinerja Kesra, Plt Karo Diminta Sukseskan Program Strategis Sherly-Sarbin

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:32 WIT

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIT

Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Senin, 2 November 2026 - 20:02 WIT

Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa

Senin, 2 November 2026 - 19:40 WIT

Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo

Senin, 2 November 2026 - 16:19 WIT

Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi

Berita Terbaru