Kasedata.id – Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, akhirnya buka suara terkait pembentukan tim percepatan pembangunan (TPP).
Gubernur kepada sejumlah media, Selasa (22/4/2025) secara tegas membantah dirinya tidak pernah membentuk tim percepatan pembangunan. Namun rencananya akan membentuk satuan tugas (Satgas) pengawasan.
“Tidak ada tim percepatan, itu hoaks. Yang saya mau bentuk adalah Satgas pengawasan nanti di bulan Mei,” tegas Sherly usai menghadiri halal bihalal bersama ASN Pemprov Malut.
Tidak hanya tim percepatan, orang nomor satu dilingkup Pemprov Malut ini juga mengaku jarang berkantor, namun tetap menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.
Sherly mengungkapkan alasan mengapa dirinya tak nyaman jika berada di kantor. Karena, kantor gubernur yang dihuni ratusan pegawai ASN yang didalamnya termasuk sejumlah kepala OPD dan asisten itu mengalami kebocoran, baik atap maupun plafon .
“Bahkan di ruang kerja juga tak layak ditempati, plafonnya bocor juga dipenuhi jamur hitam. Sementara rumah dinas juga masih tahap renovasi, makannya masih pakai rumah dinas Sekprov,” tandasnya. (*)




![Kegiatan Rabu Menyapa bersama camat, lurah, dan petugas kebersihan di Benteng Oranje [Foto : ongky/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260211_231608-225x129.jpg)
![Program rabu menyapa bersama Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, di Benteng Oranje [Foto : ongky/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260211_220237-225x129.jpg)

![Vila, kafe, dan restoran Lago Montana di Kelurahan Fitu, Kota Ternate [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/02/Picsart_26-02-11_20-01-00-590-225x129.jpg)
![Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, saat membuka Forum OPD terkait penyusunan RKPD 2027 [Foto : ridal/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260211_191007-225x129.jpg)
