Fasilitas Minim, Satgas Kebersihan Mengadu ke Wali Kota Ternate

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program rabu menyapa bersama Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, di Benteng Oranje [Foto : ongky/kasedata]

Program rabu menyapa bersama Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, di Benteng Oranje [Foto : ongky/kasedata]

Kasedata.id — Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan Kota Ternate mengeluhkan minimnya fasilitas pendukung operasional, terutama ketersediaan kontainer sampah dan kondisi armada pengangkut yang dinilai tidak lagi memadai.

Keluhan tersebut disampaikan dalam program “Rabu Menyapa” bersama Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, di Benteng Oranje, Rabu (11/2/2026).

Perwakilan Satgas Kebersihan Kelurahan Kalumata menyampaikan sejak dibentuk pada 2022 berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Ternate, satu armada dioperasikan oleh dua petugas dengan total upah Rp3 juta. Namun, sejak 2025 hingga awal 2026 terjadi penurunan upah tanpa penjelasan resmi.

“Selain upah yang menurun, biaya operasional juga tidak mencukupi. Kerusakan armada dan kebutuhan BBM sering menjadi kendala di lapangan,” ujarnya.

Satgas juga menyoroti kondisi penerangan di lokasi trans depo yang tidak memadai. Dari dua lampu yang tersedia, seluruhnya dilaporkan tidak berfungsi. Kondisi ini dinilai menyulitkan petugas, terutama menjelang Ramadan ketika aktivitas pengangkutan sampah meningkat pada malam hari.

“Lampu di trans depo tidak berfungsi, padahal aktivitas malam akan meningkat saat Ramadan. Kami juga meminta penambahan kontainer,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyatakan bahwa keluhan Satgas akan menjadi perhatian pemerintah kota. Ia meminta camat dan lurah, khususnya di Kelurahan Tubo dan Kalumata, untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

Baca Juga :  Lepas Kontingen PORPROV Malut, Wali Kota Ternate Titip Pesan Sportivitas

“Camat dan lurah harus memperhatikan ini. Jika satgas tidak bekerja optimal, tentu akan sangat mengganggu,” kata Tauhid.

Ia menegaskan bahwa persoalan sampah, air bersih, dan penerangan jalan merupakan prioritas pemerintah daerah yang harus dibenahi, terlebih menjelang Ramadan.

“Saya minta menjelang Ramadan, permintaan satgas di Kelurahan Tubo maupun Kalumata diperhatikan,” ujarnya.

Tauhid juga meminta camat untuk mendata ulang kondisi armada yang digunakan satgas guna memastikan kelayakan operasional.

“Kita sangat tergantung pada petugas kebersihan. Jika terjadi hambatan, maka sistem pengangkutan sampah akan bermasalah,” pungkasnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing
Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate
Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan
Kebakaran Dekat Sungai Akelamo, Pemdes Kawasi Koordinasikan Penanganan
Kontraktor Tolak Desain PUPR Malut, Proyek Payahe–Dehepodo Tersandung Perencanaan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:06 WIT

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:54 WIT

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIT

Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:22 WIT

Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Berita Terbaru

Jembatan Ake Busale di ruas Saketa-Dehepodo, Kabupaten Halmahera Selatan [dok : kasedata]

Daerah

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Okt 2026 - 12:54 WIT