Sempat Bantah, Kepala PPN Ternate Akui Limbah Ikan Dibuang ke Laut

Selasa, 26 Agustus 2025 - 17:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate || Foto : istimewa

Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate || Foto : istimewa

Kasedata.id – Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, Kamarudin, akhirnya mengakui bahwa limbah ikan dari Pasar Perikanan Bastiong dibuang langsung ke pesisir pantai dan laut. Limbah yang dimaksud meliputi tulang, sisik, jeroan, hingga kepala ikan.

Kamarudin menjelaskan, praktik itu memang masih dilakukan oleh sebagian pedagang. Namun, setelah pihaknya mengetahui hal ini para pedagang langsung dipanggil untuk menghentikan kebiasaan membuang limbah ke laut.

“Beberapa hari lalu kami sudah panggil pedagang dan melarang mereka membuang limbah ke pesisir. Saat ini limbah ikan ditangani dengan cara lebih terarah,” ujar Kamarudin melalui pesannya, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, setelah pelarangan tersebut, limbah dari pasar kini dikumpulkan di tempat khusus yang telah disediakan. Sebagian limbah ditimbun dengan tanah untuk mengurangi dampak pencemaran. Sementara sebagian lainnya diolah melalui proses fermentasi agar bisa dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik.

“Limbah difermentasi nantinya bisa digunakan sebagai pupuk organik. Lokasi pengelolaan ada di pasar, bisa langsung dicek,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Ternate Lantik Sejumlah Pejabat, Satu Diantaranya Staf Ahli

Sementara, Kepala Pasar Perikanan Bastiong Siti Marfina Sarma, membenarkan bahwa pengelolaan limbah kini menjadi tanggung jawab pihak PPN Ternate. Meski begitu, ia mengaku tidak mengetahui secara detail di mana lokasi pengolahan limbah dilakukan.

“Setahu kami, limbah hanya ditumpuk di sekitar pasar. Kemudian ada petugas kebersihan yang mengangkut untuk difermentasi. Jadi memang sudah ada pengelolaannya,” katanya.

Siti berharap ada perhatian lebih serius dari pemerintah maupun pihak terkait agar limbah ikan bisa kembali diolah secara maksimal seperti dulu. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Muhajirin Serap Aspirasi Warga Halbar, Pendidikan, Air Bersih dan Petani Jadi Prioritas
Solar Subsidi Jadi Atensi, Pemprov Malut dan BPH Migas Awasi Ketat Seluruh SPBU
Pemprov Malut Perketat Pengawasan Solar Subsidi, Mafia BBM Mulai Dibidik
Dikbud Malut Matangkan SPMB 2026, Hapus Stigma Sekolah Favorit dan Tutup Celah “Orang Dalam”
SMAN 2 Ternate Pamer Kecanggihan Robotik, Kadikbud Malut Apresiasi Terobosan Visioner
Stabilkan Pangan Jelang Idul Adha, Gubernur Malut Kirim 100 Sapi ke Seluruh Daerah
Putra-Putri Pulau Obi yang Menjadi Tuan Rumah di Industri Nikel
Dari Kampung Leluhur Benny Laos, Warga Moti Kini Menanti Kehadiran Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:36 WIT

Muhajirin Serap Aspirasi Warga Halbar, Pendidikan, Air Bersih dan Petani Jadi Prioritas

Senin, 18 Mei 2026 - 19:20 WIT

Solar Subsidi Jadi Atensi, Pemprov Malut dan BPH Migas Awasi Ketat Seluruh SPBU

Senin, 18 Mei 2026 - 19:03 WIT

Pemprov Malut Perketat Pengawasan Solar Subsidi, Mafia BBM Mulai Dibidik

Senin, 18 Mei 2026 - 16:53 WIT

Dikbud Malut Matangkan SPMB 2026, Hapus Stigma Sekolah Favorit dan Tutup Celah “Orang Dalam”

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:55 WIT

Stabilkan Pangan Jelang Idul Adha, Gubernur Malut Kirim 100 Sapi ke Seluruh Daerah

Berita Terbaru

Rumah warga Fitu saat terbakar [Foto : Iin Afriyanti/Kasedata]

Hukum & Peristiwa

Rumah Warga Fitu di Ternate Hangus Terbakar

Senin, 18 Mei 2026 - 14:17 WIT