Program MBG Maluku Utara Dievaluasi, Dugaan Keracunan Disorot

Rabu, 26 November 2025 - 17:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat evaluasi program MBG di Hotel Bella Ternate [Foto : sukarsi/kasesata]

Rapat evaluasi program MBG di Hotel Bella Ternate [Foto : sukarsi/kasesata]

Kasedata.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara menggelar rapat evaluasi hasil survei Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Hotel Bella Ternate, Rabu (26/11/2025). Rapat penting ini adalah upaya pemerintah daerah untuk memastikan program dari Presiden Prabowo ini berjalan dengan baik tanpa ada peristiwa seperti kasus dugaan keracunan makanan.

Kepala BPS Maluku Utara, Simon Sapary, mengatakan bahwa survei dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat serta dampak langsung program MBG di berbagai Kabupaten/kota.

Dari evaluasi, terdapat empat Kabupaten/kota yang belum menjalankan program MBG. Yakni Kabupaten Halmahera Tengah, Pulau Morotai, Halmahera Timur, dan Kepulauan Sula.

Kendati, Simon mengaku pihaknya belum dapat memaparkan hasil evaluasi secara lengkap karena sejumlah daerah belum memasukkan laporan survei masing-masing.

“Kami belum bisa menyampaikan hasil evaluasi survei MBG karena semuanya harus dirangkum dari seluruh Kabupaten/kota,”katanya.

Sementara, Asisten I Setda Maluku Utara sekaligus Wakil Ketua I SPPG Maluku Utara, Kadri La Edje, menekankan pentingnya monitoring BPS untuk menghasilkan data yang akurat sebagai dasar evaluasi program MBG.

Baca Juga :  Penipuan Catut Nama Kapolda dan Kejati, Warga Malut Jadi Korban

Kadri juga menyeroti kasus dugaan keracunan yang sempat terjadi dalam pelaksanaan program MBG di beberapa wilayah Kabupaten/Kota. Pemerintah Provinsi (Pemprov), menganggap terhadap dugaan kasus semacam itu sebagai perhatian serius untuk perbaikan-perbaikan ke depan.

“ Misalkan dugaan keracunan mikrobiologi atau bahan kimia akan menjadi atensi Pemprov Malut. Berdasarkan data dan evaluasi MBG ke depan, kami meminta stakeholder teknis bekerja sama dalam monitoring untuk meminimalisir potensi kejadian serupa sehingga jangan sampai terjadi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara
Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28 WIT

Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT