23 Ruas Jalan di Ternate Rampung, BPJN Malut : Tersisa 4 Ruas

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progres pekerjaan di ruas jalan Facei dan Ubo-Ubo [ dok : kasedata]

Progres pekerjaan di ruas jalan Facei dan Ubo-Ubo [ dok : kasedata]

Kasedata.id – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku Utara (BPJN Malut) mencatat progres signifikan dalam proyek perbaikan 27 ruas jalan di Kota Ternate. Hingga Selasa (23/12/2025), sebanyak 23 ruas jalan telah rampung dikerjakan. Sementara empat ruas lainnya masih dalam tahap penyelesaian.

Direksi Lapangan BPJN Malut, Fauji, menjelaskan bahwa tersisa empat ruas jalan yang belum dikerjakan mencakup ruas jalan di Perumnas (samping/belakang Kantor Capil Ternate), Ake Lisbet, Benteng Toloko/PDAM, serta ruas Jati–Jan. Secara keseluruhan, progres pekerjaan diperkirakan telah mencapai sekitar 80 persen.

“Masih tersisa empat ruas jalan. Hari ini ruas Ubo-Ubo sudah selesai, sementara ruas Facei dalam tahap pengerjaan. Selanjutnya kami akan memobilisasi alat ke titik-titik berikutnya,” ungkap Fauji saat dikonfirmasi, Selasa (23/12/2025).

Sebelumnya, BPJN Malut memastikan proyek perbaikan 27 ruas jalan di Kota Ternate ditargetkan tuntas pada akhir Desember 2025. Proyek ini merupakan program reward dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kepada Pemerintah Kota Ternate berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025.

Untuk mengejar target penyelesaian, BPJN Malut saat ini membagi pekerjaan ke dalam dua tim. Masing-masing dilengkapi dua unit paving set, guna mempercepat proses pengaspalan di lapangan.

Baca Juga :  DPRD Ternate Soroti Kelalaian Dinkes Soal Program MBG

Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib, saat dikonfirmasi Senin kemarin (22/12), mengatakan berdasarkan laporan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Malut yang dpihaknya oleh pihaknya pada Jumat lalu, sebanyak 20 ruas jalan telah ditangani.

Ia menilai seluruh pekerjaan dapat diselesaikan hingga akhir Desember 2025. Menurutnya, jenis pekerjaan yang dilakukan berupa overlay sehingga tidak memerlukan waktu pengerjaan yang lama.

“Jika pun terjadi keterlambatan, diperkirakan hanya satu atau dua ruas jalan yang melewati batas waktu. Faktor cuaca juga sangat berpengaruh, karena aspal panas tidak bisa dikerjakan saat hujan,” kata Rus’an. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara
Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28 WIT

Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT