Kasus Bullying SD Negeri 32, Disdik Ternate Ingatkan Guru dan Kepala Sekolah

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muchlis Djumadil. || dok : Sukarsi/Kasedata

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muchlis Djumadil. || dok : Sukarsi/Kasedata

Kasedata.id Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muchlis Djumadil, menanggapi serius kasus perundungan (bullying) yang menimpa seorang siswa di SD Negeri 32 Kota Ternate, Maluku Utara. Ia menegaskan bahwa praktik bullying masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.

Menurut Muchlis, kasus perundungan bukanlah fenomena baru dan tidak hanya terjadi di satu sekolah tertentu. Ia menyebut, kejadian serupa dapat ditemui di berbagai daerah, termasuk di Kota Ternate.

“Kejadian ini bukan hal yang baru. Di mana-mana pasti ada, termasuk di Kota Ternate. Bullying ini memang masih sering terjadi,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan Kota Ternate secara rutin memberikan pembinaan dan arahan kepada para kepala sekolah serta tenaga pendidik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi tindakan yang merugikan dan membahayakan peserta didik.

“Kami dari Dinas Pendidikan selalu memberikan arahan kepada kepala sekolah dan guru-guru agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan terhadap anak didik,” jelasnya.

Muchlis juga mengakui bahwa pada masa lalu, tindakan seperti perundungan kerap dianggap sebagai hal yang lumrah. Namun, seiring perkembangan zaman dan meningkatnya kesadaran akan perlindungan anak, sikap tersebut tidak lagi dapat ditoleransi.

Baca Juga :  MPLS Bernuansa Camping di SMA Islam Ternate 

“Kalau dulu-dulu, hal seperti ini sering dianggap biasa. Tapi sekarang, sedikit saja perlakuan yang keliru terhadap murid bisa berujung pada sanksi,” tegasnya.

Kasus bullying di lingkungan sekolah, khususnya di tingkat sekolah dasar, kini menjadi perhatian serius berbagai pihak di Kota Ternate. Dinas Pendidikan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan pembinaan di sekolah-sekolah.

Ia berharap, melalui penerapan aturan yang tegas dan pembinaan berkelanjutan, kasus perundungan dapat diminimalisir, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak bagi seluruh siswa di Kota Ternate. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Redaksi

Berita Terkait

SMK Tanam Serentak, Maluku Utara Perkuat Pangan dari Dunia Pendidikan
Dari Ternate hingga Taliabu, Revitalisasi Sekolah Perkuat Pendidikan Maluku Utara
Dikbud Malut Kick Off Meeting Program Kegiatan Tahun 2026
Rektor Unkhair Lantik 15 Pejabat, Dua Posisi Strategis Masih Kosong
Tekan Angka Anak Putus Sekolah, Program PJJ Mulai diberlakukan 2026
Malam Apresiasi Akhir Tahun 2025, Dikbud Malut Paparkan Sejumlah Capaian Kerja
Dua Siswa Berprestasi Lomba Robotik Tiba di Tanah Air
Unutara Terima Hibah Bus Operasional dari Kemenhub RI

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:20 WIT

SMK Tanam Serentak, Maluku Utara Perkuat Pangan dari Dunia Pendidikan

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:58 WIT

Dari Ternate hingga Taliabu, Revitalisasi Sekolah Perkuat Pendidikan Maluku Utara

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:37 WIT

Kasus Bullying SD Negeri 32, Disdik Ternate Ingatkan Guru dan Kepala Sekolah

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:38 WIT

Dikbud Malut Kick Off Meeting Program Kegiatan Tahun 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 16:49 WIT

Rektor Unkhair Lantik 15 Pejabat, Dua Posisi Strategis Masih Kosong

Berita Terbaru

Ketua DPC Hiswana Migas, Nasri Abubakar

Daerah

Sambut Ramadan, Stok BBM di Ternate Dipastikan Aman

Rabu, 11 Feb 2026 - 06:06 WIT

Daerah

Masuk Gemusba, Rizal Marsaoly Siap Kawal Agenda Pemuda

Selasa, 10 Feb 2026 - 12:45 WIT