Gubernur Malut : KUR Perkuat Modal Nelayan

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya memperkuat permodalan usaha nelayan. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA Negeri 5 Kota Ternate, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan itu merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Malut dengan sejumlah mitra diantaranya PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero, Yamaha Marine, dan Suzuki Marine.

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan KUR bertujuan mendorong kemandirian nelayan melalui penguatan akses permodalan serta peningkatan kemampuan pengelolaan usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Gubernur, potensi sumber daya kelautan Maluku Utara sangat melimpah. Namun belum sepenuhnya berdampak pada kesejahteraan nelayan akibat keterbatasan akses permodalan dan manajemen usaha.

Baca Juga :  Mudik Bersubsidi 2026 Tuntas, 12 Ribu Lebih Warga Malut Terlayani Aman dan Terjangkau

“Nelayan harus bergerak dari bertahan menjadi berkembang, dari bergantung menjadi mandiri, dan dari informal menjadi profesional. Di sinilah peran pemerintah sebagai regulator dan fasilitator,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah nelayan di Maluku Utara mencapai sekitar 36 ribu orang. Namun, pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan setiap tahun hanya mampu menyalurkan sekitar 200 unit kapal bantuan.

“Keterbatasan ini membuat nelayan perlu didorong untuk mengakses pembiayaan secara mandiri,” kata Gubernur.

Melalui skema KUR, nelayan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sarana produksi secara berkelanjutan. Selama ini, Pemprov Maluku Utara hanya membantu penyediaan mesin berkekuatan 15 PK, sementara pengadaan kapal maupun mesin tambahan bagi nelayan yang belum memiliki dapat dibiayai melalui KUR.

Baca Juga :  Muhajirin Bailussy Calon Kuat Ketua IKA PMII Malut Periode 2025-2030

Dalam sosialisasi tersebut, turut disampaikan skema pembiayaan KUR. Antara lain pinjaman Rp35 juta dengan cicilan sekitar Rp600 ribu per bulan, Rp40 juta dengan cicilan Rp700 ribu per bulan, serta Rp50 juta dengan cicilan sekitar Rp900 ribu per bulan.

“Kami berharap nelayan Maluku Utara semakin mandiri dalam pola pengelolaan usaha dan manajemen,” pungkas Gunernur Sherly Tjoanda. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

RSUD Chasan Boesoirie Genap 24 Tahun, Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Sistem Merit Pemprov Malut Diuji, ASN Diminta Tuntaskan Survei INAgov
Dinas PUPR Malut Gandeng Balai Kementerian PU Perkuat SDM Konstruksi
Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Obi
Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel di Weda Maluku Utara
Presiden Prabowo Tiba di Maluku Utara Bawa Agenda Hilirisasi Rp 180 Triliun
Sherly-Sarbin Punya Visi, Musrifah Alhadar Eksekusi : Disperkim Makin Dekat Layani Warga
Pemprov Malut-LKPP Perkuat Kerja Sama, Benahi Kompetensi dan Tata Kelola Pengadaan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:43 WIT

RSUD Chasan Boesoirie Genap 24 Tahun, Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:47 WIT

Sistem Merit Pemprov Malut Diuji, ASN Diminta Tuntaskan Survei INAgov

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIT

Dinas PUPR Malut Gandeng Balai Kementerian PU Perkuat SDM Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIT

Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Obi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:00 WIT

Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel di Weda Maluku Utara

Berita Terbaru