Protes ke Pemerintah, Warga dan Nelayan Jambula Blokade Jalan Utama

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Ratusan warga Kelurahan Jambula, Kota Ternate, bersama nelayan dan pemuda turun ke jalan melakukan aksi protes terhadap Pemerintah Kota Ternate dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Senin pagi (13/10/2025).

Aksi tersebut berlangsung sejak pagi dan berujung pada pemblokadean jalan utama di Kelurahan Jambula yang mengakibatkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari mobil Pertamina terhenti total.

Menurut warga, aksi ini merupakan bentuk kekecewaan atas lambannya respons pemerintah terhadap dampak bencana cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir Kota Ternate pada Selasa (7/10/2025). Gelombang tinggi disertai angin kencang telah menyebabkan sejumlah perahu nelayan di Jambula rusak berat, bahkan sebagian tidak bisa lagi digunakan untuk melaut.

Koordinator aksi, Adriansyah, mengungkapkan terdapat sedikitnya delapan unit perahu beserta mesin milik nelayan yang rusak akibat hantaman ombak dan runtuhan tanggul penahan gelombang yang sudah lama tidak diperbaiki.

“Ada sekitar delapan perahu nelayan yang rusak bersama mesinnya. Kerusakan ini sangat merugikan kami karena nelayan tidak bisa melaut lagi,” ujar Adriansyah saat berorasi di lokasi aksi.

Ia menegaskan bahwa warga dan nelayan mendesak pemerintah untuk segera menyalurkan bantuan perbaikan perahu dan mesin, serta membangun kembali tanggul penahan ombak yang telah lama rusak parah.

Baca Juga :  Skandal Izin PT WKM, Penegak Hukum Didesak Tak Tutup Mata

“Kami juga meminta Ibu Gubernur Sherly Tjoanda turun langsung ke Jambula untuk mendengar aspirasi kami. Kalau tidak ada tanggapan, kami akan terus memblokade jalan ini hingga tiga hari ke depan,” tegasnya.

Diketahui bahwa aksi protes tersebut bagian dari bentuk mosi tidak percaya terhadap pemerintah kota dan Provinsi yang dinilai abai terhadap kondisi masyarakat pesisir. Warga berharap secaptanya ada langkah konkret agar aktivitas ekonomi nelayan Jambula dapat kembali berjalan normal. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Wagub Sarbin Lepas 40 Regu Gerak Jalan Indah Pelajar Meriahkan HUT ke-27 Malut
KORMI Sula Resmi Dilantik, Bidik Olahraga Masyarakat Desa
HUT ke-27 Malut Bukan Sekadar Seremoni, Dikbud Gembleng Generasi Berkarakter
Dikbud Malut Semarakkan HUT ke-27 Lewat Kirab Pesona Kie Raha Nusantara
RSUD Chasan Boesoirie Genap 24 Tahun, Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Sistem Merit Pemprov Malut Diuji, ASN Diminta Tuntaskan Survei INAgov
Dinas PUPR Malut Gandeng Balai Kementerian PU Perkuat SDM Konstruksi
Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Obi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:53 WIT

Wagub Sarbin Lepas 40 Regu Gerak Jalan Indah Pelajar Meriahkan HUT ke-27 Malut

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:52 WIT

KORMI Sula Resmi Dilantik, Bidik Olahraga Masyarakat Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:26 WIT

HUT ke-27 Malut Bukan Sekadar Seremoni, Dikbud Gembleng Generasi Berkarakter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:15 WIT

Dikbud Malut Semarakkan HUT ke-27 Lewat Kirab Pesona Kie Raha Nusantara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:43 WIT

RSUD Chasan Boesoirie Genap 24 Tahun, Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Berita Terbaru