Bahaya LSL, Ternate Masuk Zona Rawan HIV/AIDS

Rabu, 9 Juli 2025 - 17:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Kesehatan Kota Ternate || Foto : Sukarsi_kasedata

Kantor Dinas Kesehatan Kota Ternate || Foto : Sukarsi_kasedata

Kasedata.id – Kota Ternate masuk dalam zona rawan penyebaran virus HIV/AIDS, menyusul tingginya angka kasus yang tercatat sepanjang tahun 2024 hingga pertengahan 2025 ini.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, kasus baru terus bermunculan dan melebihi target penemuan yang diprediksi oleh Dinkes Provinsi Maluku Utara. Mirisnya, penyebaran virus ini ditemukan dari mayoritas usia remaja terutama kelompok Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL).

Hamida selaku penanggung jawab program HIV/AIDS Dinkes Kota Ternate, menjelaskan target tahunan ditetapkan Dinkes Maluku Utara untuk Kota Ternate adalah 80 kasus per tahun.  Faktanya, angka kasus jauh melebihi ekspektasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada tahun 2024 tercatat ada 202 kasus HIV/AIDS di Ternate yang melampaui target. Sementara hingga Mei 2025 ini sudah ditemukan 74 kasus. Dan diperkirakan akan kembali melebihi target hingga akhir tahun ini,” ujar Hamida kepada kasedata.id, Rabu (9/7/2025).

Baca Juga :  Satu Unit Armada Sampah Diserahkan ke Kecamatan Pulau Ternate

Hamida mengungkapkan bahwa Dinkes mencatat secara kumulatif sepanjang 2025 hingga bulan Mei kemarin, 300 pasien masih menjalani terapi ARV (Antiretroviral), dan 100 orang dinyatakan gagal follow-up (tidak melanjutkan pengobatan).

Untuk memperkuat penanganan, Dinkes Kota Ternate telah menyiapkan seluruh puskesmas sebagai pusat Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) bagi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesorie juga telah melengkapi layanan ini.

“Puskesmas di seluruh Kota Ternate sudah memenuhi standar PDP. Sementara RS Darma Ibu dan RS Bhayangkara masih menunggu surat keputusan tim layanan HIV/AIDS,” tambah Hamida.

Menurut Hamida, penyebab penularan HIV/AIDS di Ternate mayoritas terjadi pada usia remaja dan kelompok Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) yang berkaitan erat dengan perilaku seksual berisiko.

Baca Juga :  Dua Kompetisi Disiapkan Asprov PSSI Maluku Utara

“HIV ditularkan melalui cairan tubuh seperti darah, air mani, dan cairan vagina, serta dari ibu ke anak. Sampai saat ini penyebab dominan adalah perilaku seksual berisiko pada LSL,” jelasnya.

Untuk menekan angka penyebaran virus tersebut, Dinkes akan berkolaborasi dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan sejumlah LSM, seperti Yayasan Pelangi Maluku, PKBI, Batamang Plus, dan lainnya. Tujuanaya untuk mengintensifkan sosialisasi, edukasi, serta pendampingan terhadap pasien dan komunitas berisiko.

“Kami terus mendorong kolaborasi dengan semua pihak untuk bersama-sama melawan penyebaran HIV/AIDS. Sosialisasi akan terus dilakukan di masyarakat agar mereka paham cara pencegahan dan tidak takut melakukan pemeriksaan,” pungkas Hamida. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Gerak Cepat Pemerintah, Bantuan dan Tim Gabungan Dikirim ke Batang Dua
Pemprov Malut Pastikan Situasi Terkendali Pasca Gempa dan Bantuan Mulai Disalurkan
Peringatan Tsunami Dicabut, Malut Mulai Tenang Usai Gempa 7,6 Magnitudo
DPRD Halsel Kritisi Lambannya Pelabuhan Semut di Tuwokona
Komisi IV DPRD Malut Soroti Kerusakan Kelas dan Sertifikasi Guru
Ketum KONI Ternate Pantau Latihan Atlet Porprov
Mudik Bersubsidi 2026 Tuntas, 12 Ribu Lebih Warga Malut Terlayani Aman dan Terjangkau
Pemkab Halsel Perkuat Displin dan Kinerja ASN

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 17:12 WIT

Gerak Cepat Pemerintah, Bantuan dan Tim Gabungan Dikirim ke Batang Dua

Kamis, 2 April 2026 - 14:39 WIT

Pemprov Malut Pastikan Situasi Terkendali Pasca Gempa dan Bantuan Mulai Disalurkan

Kamis, 2 April 2026 - 11:24 WIT

Peringatan Tsunami Dicabut, Malut Mulai Tenang Usai Gempa 7,6 Magnitudo

Rabu, 1 April 2026 - 17:41 WIT

DPRD Halsel Kritisi Lambannya Pelabuhan Semut di Tuwokona

Rabu, 1 April 2026 - 17:11 WIT

Komisi IV DPRD Malut Soroti Kerusakan Kelas dan Sertifikasi Guru

Berita Terbaru