BWS Maluku Utara Bakal Usulkan Bangun Breakwater di Jambula

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPK Sungai dan Pantai BWS Maluku Utara, Ir. Irwan Mohamad, ST., MT [Foto : kasedata]

PPK Sungai dan Pantai BWS Maluku Utara, Ir. Irwan Mohamad, ST., MT [Foto : kasedata]

Kasedata.id – Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara akan mengusulkan pembangunan breakwater atau pemecah ombak sepanjang 300 meter di pesisir Pantai Kelurahan Jambula, Kota Ternate, ke Kementerian PUPR melalui Direktorat SDA.

Langkah ini menjadi respons atas tuntutan warga dan nelayan Jambula yang menggelar aksi demonstrasi, Senin pagi (13/10/2025).

PPK Sungai dan Pantai BWS Maluku Utara, Ir. Irwan Mohamad, ST., MT., dikonfirmasi menjelaskan usulan pembangunan itu akan diupayakan setelah pihaknya meninjau langsung kondisi lapangan bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil pengecekan di lapangan, penanganan breakwater yang dibutuhkan sekitar 300 meter dengan total tiga modul. Setiap modul sepanjang 100 meter,” ujar Irwan kepada kasedata.id

Baca Juga :  Sekian Lama Vakum, Pemuda Kayu Merah Bersiap Bangkit Lewat Mubes

Menurutnya, BWS Maluku Utara akan mengusulkan proyek ini ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) tahun anggaran 2026.

Meski pagu anggaran kementerian sudah terkunci, pihaknya menegaskan bahwa tetap berupaya agar pengusulan ini bisa diakomodir melalui koordinasi dengan Pembina Direktorat Sungai dan Pantai.

“Kami akan tetap usahakan agar penguslannya masuk di tahun 2026, mengingat kondisi Pantai Jambula tergolong darurat karena langsung berhadapan dengan laut lepas,” ujarnya.

Irwan menjelaskan, ada sejumlah dokumen pendukung yang perlu disiapkan agar usulan ini dapat disetujui oleh kementerian. Diantaranya surat dukungan dari BPBD atau rekomendasi dari Pemerintah Kota Ternate, karena wilayah administrasi pembangunan breakawter berada dibawah Pemkot Ternate.

Baca Juga :  Pemdes Kampung Makean Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo

Irwan menambahkan terkait kebutuhan anggaran dari hasil perhitungan sementara untuk tiga modul breakwater tersebut diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Masing-masing modul memiliki panjang 100 meter, dirancang untuk menahan hempasan ombak besar yang kerap mengancam perkampungan nelayan.

“ Prinsipnya kami tetap optimis usulan ini bisa direalisasikan. Sebab, pembangunan breakwater bukan hanya infrastruktur fisik, tapi juga bentuk perlindungan terhadap keselamatan warga dan nelayan jambula dari ancaman gelombang tinggi,” pungkas Irwan. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Pelindo Ternate Percepat Distribusi Logistik Jelang Ramadan 
Sambut Ramadan, Stok BBM di Ternate Dipastikan Aman
Masuk Gemusba, Rizal Marsaoly Siap Kawal Agenda Pemuda
Mini Kompetisi E-Katalog, Kontraktor Malut Ditantang Beradaptasi
Peringati HPN 2026, PWI Ternate Siapkan Dialog Publik dan Aksi Sosial
HPN 2026, Bupati Halsel Soroti Bahaya Hoaks dan Peran Pers
Pemkab Halsel Perkuat Disiplin ASN dan Tata Kelola Administrasi
Sampai Kapan Aksi Bom Ikan Berhenti di Kepulauan Gura Ici Halsel? 

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:05 WIT

Pelindo Ternate Percepat Distribusi Logistik Jelang Ramadan 

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:06 WIT

Sambut Ramadan, Stok BBM di Ternate Dipastikan Aman

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:45 WIT

Masuk Gemusba, Rizal Marsaoly Siap Kawal Agenda Pemuda

Senin, 9 Februari 2026 - 23:11 WIT

Mini Kompetisi E-Katalog, Kontraktor Malut Ditantang Beradaptasi

Senin, 9 Februari 2026 - 17:47 WIT

HPN 2026, Bupati Halsel Soroti Bahaya Hoaks dan Peran Pers

Berita Terbaru

Ketua DPC Hiswana Migas, Nasri Abubakar

Daerah

Sambut Ramadan, Stok BBM di Ternate Dipastikan Aman

Rabu, 11 Feb 2026 - 06:06 WIT

Daerah

Masuk Gemusba, Rizal Marsaoly Siap Kawal Agenda Pemuda

Selasa, 10 Feb 2026 - 12:45 WIT