Dikbud Malut Dorong Afirmasi Pendidikan dan Perluasan Revitalisasi Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos meninjau langsung progres pembangunan di SMKN 2 dan SMKN 3 Ternate.
Sherly didampingi Sekretaris Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir, Kepala Inspektorat Maluku Utara, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah. || Foto : Kasedata.id

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos meninjau langsung progres pembangunan di SMKN 2 dan SMKN 3 Ternate. Sherly didampingi Sekretaris Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir, Kepala Inspektorat Maluku Utara, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah. || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali mendorong percepatan perbaikan sarana pendidikan. Tahun ini, dua sekolah kejuruan di Kota Ternate, yakni SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 3 Kota Ternate mendapat alokasi program revitalisasi yang bersumber dari pemerintah pusat dengan total sekitar Rp 3,2 miliar.

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos meninjau langsung progres pembangunan di kedua sekolah tersebut, Rabu (7/10/2026). Kunjungan itu menjadi bagian dari pemantauan terhadap pelaksanaan program revitalisasi yang tengah berjalan.

Sherly didampingi Sekretaris Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir, Kepala Inspektorat Maluku Utara, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil peninjauan, Sherly menyebut pekerjaan secara umum berjalan baik. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah bagian yang perlu diselesaikan.

“Saya pantau tadi sudah oke semua proses pekerjaannya, tetapi masih terdapat kekurangan,” ujarnya kepada awak media.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah mengatakan revitalisasi sekolah merupakan program pemerintah pusat untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.

Pada program 2025, Maluku Utara mendapatkan intervensi revitalisasi untuk sekitar 40 SMK, 16 SMA, dan 14 SLB.

Baca Juga :  DPRD Ternate Soroti Kelalaian Dinkes Soal Program MBG

Untuk 2026, SMKN 3 Ternate memperoleh alokasi sekitar Rp 1,2 miliar, sementara SMKN 2 Ternate mendapatkan sekitar Rp 2 miliar.

Abubakar mengatakan Pemprov Maluku Utara telah menyampaikan usulan tambahan program kepada pemerintah pusat.

“Usulannya sudah ada di Kementerian. Sambil kita berharap mungkin ada penambahan sebelum akhir tahun. Ini fokusnya untuk perbaikan sarana dan prasarana di sekolah-sekolah,” sebutnya.

Menurut dia, sejumlah sekolah lain juga masih dalam proses seleksi dan penetapan sebagai penerima program. Sekolah yang diusulkan harus memenuhi sejumlah persyaratan, terutama berdasarkan tingkat kerusakan bangunan. Kondisi tersebut harus didukung dokumentasi serta analisis teknis dari Kementerian PUPR.

“Kalau ini kerusakan berat, ringan, dibuktikan dengan foto dan analisis dari PUPR agar bisa ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk diintervensi,” ujarnya.

Abubakar menjelaskan pemerintah daerah berperan mengusulkan sekolah berdasarkan data dan tingkat kebutuhan. Sementara keputusan akhir mengenai sekolah penerima program berada di tangan pemerintah pusat.

Pelaksanaan revitalisasi dilakukan dengan mekanisme pengelolaan langsung oleh sekolah. Dana pemerintah pusat disalurkan langsung kepada sekolah dan tidak melalui Dinas Pendidikan.

Pihak sekolah menjadi penanggung jawab pelaksanaan pekerjaan, sedangkan Dinas Pendidikan melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Untuk pekerjaan revitalisasi tahun 2026, penyelesaian ditargetkan pada 9 Desember 2026.

Baca Juga :  Tahap Koordinasi, Sekolah Garuda di Malut Belum Action

Abubakar menyebut pelaksanaan program revitalisasi pada 2025 berjalan baik dan tidak menemui persoalan berarti.

Pemprov Maluku Utara juga terus mendorong pemerintah pusat agar memperbesar alokasi revitalisasi untuk daerah tersebut.

Menurutnya, kondisi Maluku Utara tidak bisa hanya dilihat dari jumlah sekolah dan tingkat kerusakan. Karakter geografis sebagai provinsi kepulauan juga perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan kebijakan afirmasi.

Selain status daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) serta sekolah yang terdampak bencana, pemerintah pusat dinilai perlu melihat tantangan pemerataan pendidikan akibat sebaran wilayah Maluku Utara yang terpencar di banyak pulau.

“Kita juga sudah menyampaikan ada pertimbangan afirmasi berupa provinsi kepulauan. Karena sebaran sekolah kita cukup jauh dan kondisi sekolah kita juga masih ada sebagian besar yang harus diperhatikan. Semua data usulan telah disampaikan kepada pemerintah pusat,” ucapnya.

Ia berharap alokasi revitalisasi sekolah terus bertambah pada tahun-tahun mendatang sehingga lebih banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat memperoleh intervensi.

“Ibu Gubernur sejak awal memberikan perhatian terhadap program tersebut, termasuk mendorong pemutakhiran data sekolah dan komunikasi dengan pemerintah pusat agar alokasi program untuk Maluku Utara dapat ditingkatkan. Semua ikhtiar sudah kita lakukan,” tandasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Presiden RI Prabowo Subianto Kunjungi Maluku Utara
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana
Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja
Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional
Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:10 WIT

Presiden RI Prabowo Subianto Kunjungi Maluku Utara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:11 WIT

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:14 WIT

Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:18 WIT

Dikbud Malut Dorong Afirmasi Pendidikan dan Perluasan Revitalisasi Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:38 WIT

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Berita Terbaru

Presiden RI Prabowo Subianto. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Presiden RI Prabowo Subianto Kunjungi Maluku Utara

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:10 WIT

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Era Sherly-Sarbin, Pejabat Plt Wajib Buktikan Kinerja

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:14 WIT

Gubernur Sherly Tjoanda Laos membuka secara resmi lomba menembak di Lapangan Tembak Brimob Polda Maluku Utara. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:38 WIT