DLH Ternate Buka Peluang Kerja Sama Pengelolaan Sampah

Senin, 11 Agustus 2025 - 19:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Muhammad Syafei. || dok : Sukarsi Muhdar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Muhammad Syafei. || dok : Sukarsi Muhdar

Kasedata.id Angka produksi sampah per hari di Kota Ternate, Maluku Utara mencapai 100 ton. Sampah itu terbagi atas 45 ton sampah organik dan 55 ton sampah non organik.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Muhammad Syafei saat di wawancarai kasedata.id, Senin (11/8/2025).

Syafei mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) saat ini belum ada tempat pengelolaan sampah organik, yang ada hanya angkut buang ke TPS. Belum lagi, kata dia pemerintah juga sedang menjalankan program pengurangan sampah.

“Tumpukan sampah organik itu bisa meledak disebabkan oleh gas metana yang dihasilkan selama proses pembusukan sampah organik. Karena, pada saat penghancuran, bekas-bekas sampah organik itu bisa berubah menjadi gas sehingga kami disetiap TPA harus ada lobang udara untuk mencegah ledakan itu,” jelasnya.

Menurutnya, sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan, dapat diolah menjadi energi untuk kebutuhan rumah tangga.

“Salah satu caranya adalah dengan mengolah sampah organik menjadi biogas, yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kompor atau sumber energi lainnya,” terangnya.

Baca Juga :  Pengolahan Limbah Jadi Fokus Utama DLH Kota Ternate

Lebih lanjut, Syafei menuturkan bahwa pihkanya menginginkan ada keterlibatan dan kerja sama dengan pihak kampus dalam pengolahan sampah.

“Kami terbuka, cobalah kampus buat penelitian agar kami bisa kelola sampah organik itu supaya bisa efisien, karena itu ramah lingkungan,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, jika proses pengolahan sampah itu dapat ditangani, maka misi pengurangan sampah 100 ton dari Pemkot bisa terwujud dan membawa dampak bagi setiap rumah tangga. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Redaksi

Berita Terkait

DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran
80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung
Pemprov Malut Bangun 40 Rumah Masyarakat Adat O’Hongana Manyawa
21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda
Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT
Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIT

DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIT

80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung

Senin, 7 September 2026 - 19:15 WIT

Pemprov Malut Bangun 40 Rumah Masyarakat Adat O’Hongana Manyawa

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIT

21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Berita Terbaru