Dua Skema Maluku Utara Tambah Kursi DPR RI

Rabu, 22 April 2026 - 09:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukhlis Tapi-Tapi

Mukhlis Tapi-Tapi

Kasedata.id — Partai NasDem Maluku Utara  (Malut) mengusulkan perombakan skema alokasi kursi dan pembagian daerah pemilihan (dapil) DPR RI untuk Pemilu 2029.

Usulan itu disampaikan dalam diskusi yang dihadiri perwakilan Komisi II DPR RI, KPU RI, dan Gubernur Malut, beserta sejumlah pengurus Partai Politik yang digelar di Kantor NasDem Malut, Selasa malam (21/4/2026).

Dalam forum itu, NasDem menilai Maluku Utara sebagai provinsi kepulauan memerlukan penyesuaian jumlah kursi DPR RI dari tiga kursi menjadi empat atau bahkan enam kursi melalui pembagian dua dapil.

Ketua Kaukus Parpol, Mukhlis Tapi-Tapi, menyampaikan dua skema utama yang akan diperjuangkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta.

Skema pertama, menaikkan alokasi kursi DPR RI untuk Maluku Utara menjadi empat kursi. Skema kedua, membagi Maluku Utara menjadi dua dapil dengan total enam kursi, masing-masing tiga kursi per dapil.

Pembagian dua dapil itu didasarkan pada pertimbangan keseimbangan jumlah penduduk dan rentang kendali geografis.

Dapil I diusulkan meliputi Halmahera Selatan hingga Pulau Taliabu dengan estimasi penduduk di atas 500 ribu jiwa.

Sementara Dapil II mencakup Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Pulau Morotai dengan estimasi populasi sebanding.

Baca Juga :  Tauhid-Nasri Pecahkan Rekor Kemenangan dalam Sejarah Pilwako Ternate

NasDem menilai usulan itu konstitusional dan sejalan dengan rekomendasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penyusunan alokasi kursi berbasis variabel wilayah kepulauan dan luas geografis.

Rekomendasi ini akan difinalisasi oleh tim kelompok kerja (pokja) dalam beberapa pekan ke depan sebelum dibawa ke Jakarta untuk dipaparkan dalam RDP bersama Komisi II DPR RI dan KPU RI.

Perubahan itu diharapkan dapat diakomodasi dalam regulasi Pemilu 2029 guna memperkuat keterwakilan masyarakat Maluku Utara di tingkat nasional. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

PKB Malut Siap Kawal Program Pemda Kepulauan Sula
DPC PKB Sula Dikukuhkan, Sekda Tekankan Tanggung Jawab kepada Rakyat
PKB Maluku Utara Bidik Kursi Senayan, Konsolidasi Kader Diperkuat
PKB Malut Bidik Kursi Senayan, Konsolidasi Kader Diperkuat
PKB Halut Incar 4 Kursi DPRD, Fahmi Musa Siapkan Kekuatan Baru
Sahril Thahir Ingatkan Kader Gerindra Jangan Cuma Jadi Anggota Partai
Gerindra Malut Siap Kawal Asta Cita Prabowo hingga ke Tingkat Desa
Diklat Laskar Gerindra Malut Dibuka, Sahril Thahir Kobarkan Semangat Juang Kader

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:35 WIT

PKB Malut Siap Kawal Program Pemda Kepulauan Sula

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:03 WIT

DPC PKB Sula Dikukuhkan, Sekda Tekankan Tanggung Jawab kepada Rakyat

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:43 WIT

PKB Maluku Utara Bidik Kursi Senayan, Konsolidasi Kader Diperkuat

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PKB Malut Bidik Kursi Senayan, Konsolidasi Kader Diperkuat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:18 WIT

PKB Halut Incar 4 Kursi DPRD, Fahmi Musa Siapkan Kekuatan Baru

Berita Terbaru