Kasedata.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ternate mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui pelatihan pengolahan produk lokal menjadi produk bernilai jual dan berdaya saing.
Kegiatan bertema “Mengolah Potensi Lokal Menjadi Peluang Ekonomi Keluarga” itu dilaksanakan di Aula BPKAD Kota Ternate, Sabtu (10/10/2026), dengan melibatkan 40 peserta.
Ketua DWP Kota Ternate, Ny. Hj. Hasmiyati Rizal Marsaoly, mengatakan organisasi ini memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Kota Ternate memiliki beragam potensi produk lokal, mulai dari pisang, singkong, rempah-rempah, ikan, hingga aneka pangan khas Maluku Utara. Potensi itu perlu dikembangkan melalui pengolahan yang kreatif agar memiliki nilai tambah ekonomi.
Melalui pelatihan ini, anggota DWP diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan produk lokal menjadi peluang usaha yang dapat menambah penghasilan keluarga.
” Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong tumbuhnya wirausaha baru di lingkungan keluarga ASN serta mendukung program Pemerintah Kota Ternate dalam pemberdayaan UMKM” ujar Hj. Hasmiyati.
Ketua Bidang Pelaksana Kegiatan, Ny. Risnawati Nuryadin, dalam laporannya menyebutkan pelatihan diikuti 40 peserta, terdiri atas 20 anggota DWP Kota Ternate dan 20 anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Ternate.
Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi kewirausahaan UMKM, praktik pengolahan produk lokal atau baking demo class, pengemasan dan pelabelan produk, hingga strategi pemasaran digital serta manajemen keuangan sederhana.
Kegiatan menghadirkan Chef Indah dari Interflour dan Irmawati A. Husen, SE., pemilik usaha Ifamoy, sebagai narasumber.
Menurutnya, materi itu diharapkan dapat membantu peserta memahami tahapan pengembangan usaha, mulai dari pengolahan bahan baku, penyajian produk, pengemasan, hingga pemasaran kepada konsumen.
Pihaknya berharap pelatihan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan. Kegiatan lanjutan berupa pendampingan dan pameran produk hasil karya anggota dinilai penting untuk membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
” Dengan pengembangan produk lokal, anggota DWP diharapkan semakin kreatif dan mandiri secara ekonomi, sekaligus ikut memperkenalkan produk khas Maluku Utara kepada masyarakat lebih luas” pungkasnya. (*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar






