Kasedata.id – Forum Peduli Bahasa Tidore menggelar audiensi sekaligus menyerahkan dokumen “Kajian Linguistik Historis Komparatif Dialektologi Bahasa Tidore–Ternate” kepada Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendorong penyelamatan dan penguatan status bahasa daerah Tidore.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Sofifi, Kamis (29/1/2026).
Audiensi dihadiri perwakilan Forum Peduli Bahasa Tidore, yakni Arifin Abbas, S.Pd, Ahmad Usman, Ratna Djamaluddin, S.Pd, dan Zulkifli Tuguira, S.Ip. Rombongan diterima oleh Nurul yang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Balai Bahasa Maluku Utara mengapresiasi inisiatif Forum Peduli Bahasa Tidore dalam mengkaji dan memperjuangkan eksistensi bahasa daerah. Balai Bahasa juga menyatakan akan mempercepat usulan revitalisasi bahasa Tidore ke tingkat pusat.
Perwakilan Forum Peduli Bahasa Tidore, Arifin Abbas, menyampaikan terima kasih atas respons positif Balai Bahasa. Ia menegaskan bahwa upaya penyelamatan bahasa Tidore tidak berhenti pada penyerahan kajian, tetapi akan terus diperjuangkan secara berkelanjutan.
“Hasil kajian ini kami sampaikan untuk mengklarifikasi dan mengembalikan status bahasa Tidore yang selama ini dipublikasikan sebagai dialek bahasa Ternate. Bagi kami, bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi cermin jati diri, martabat, sejarah, dan keberlangsungan suatu komunitas,” ujar Arifin.
Ia menambahkan bahwa Forum Peduli Bahasa Tidore siap menjadi mitra Balai Bahasa dalam berbagai program pelestarian bahasa daerah di Maluku Utara. (*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar






