PTSP Halsel Siapkan Skema PAD 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPM-PTSP Halsel, Nasir J. Koda

Kepala DPM-PTSP Halsel, Nasir J. Koda

Kasedata.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Halmahera Selatan mencatat capaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perizinan sebesar 158 persen, atau setara Rp 12,6 miliar, dari target awal Rp 8 miliar.

Kepala DPM-PTSP Halmahera Selatan, Nasir J. Koda, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari perbaikan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan perizinan. Dari target PAD tahun 2025 sebesar Rp 8 miliar, realisasinya mencapai Rp 12,6 miliar.

“Kami tegaskan DPM-PTSP tetap melakukan penataan internal serta menyiapkan inovasi pelayanan perizinan pada 2026, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran,” ungkap Nasir, saat dikonfirmasi Wartawan, Selasa (3/2/2026).

Meski begitu kata dia, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tahun 2026 target PAD kembali dipatok Rp 8 miliar, sehingga kami terus mengidentifikasi sektor perizinan yang berpotensi mendongkrak penerimaan daerah.

“Kami optimistis target PAD tahun 2026 dapat melampaui capaian tahun sebelumnya. Sejumlah skema telah disiapkan, mulai dari percepatan proses perizinan, peningkatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha, hingga penggalian potensi penerimaan yang selama ini belum tergarap optimal,” terangnya.

Baca Juga :  Disiplin dan Etika Jadi Peringatan Keras untuk Kepala Desa di Halsel

Selain itu, DPM-PTSP Halmahera Selatan juga mendorong optimalisasi layanan perizinan berbasis daring. Menurut Nasir, digitalisasi layanan menjadi kunci untuk menciptakan proses perizinan yang lebih sederhana, cepat, dan transparan.

“Dengan pelayanan online yang semakin mudah, kami berharap iklim investasi terus tumbuh dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan PAD di Halmahera Selatan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate
Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan
Kebakaran Dekat Sungai Akelamo, Pemdes Kawasi Koordinasikan Penanganan
Kontraktor Tolak Desain PUPR Malut, Proyek Payahe–Dehepodo Tersandung Perencanaan
11 Pejabat Dilantik, Wali Kota Ternate Sebut Bukan Hadiah

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:54 WIT

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIT

Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:22 WIT

Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIT

Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan

Berita Terbaru

Jembatan Ake Busale di ruas Saketa-Dehepodo, Kabupaten Halmahera Selatan [dok : kasedata]

Daerah

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Okt 2026 - 12:54 WIT