Kadis Perikanan Diduga Abaikan Semangat Transpransi Bassam-Helmi

Rabu, 14 Mei 2025 - 20:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan penyerahan bantuan mesin laut oleh Dinas Perikanan Halmahera Selatan, Rabu 14 Mei 2025 || Dok : istimewa

Kegiatan penyerahan bantuan mesin laut oleh Dinas Perikanan Halmahera Selatan, Rabu 14 Mei 2025 || Dok : istimewa

Kasedata.id – Komitmen Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muksin (Basam-Helmi), untuk menciptakan pemerintahan yang transparan dan partisipatif tampaknya belum sepenuhnya dipahami jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satunya adalah Plt Kepala Dinas Perikanan Halsel, Idris Ali, yang diduga mengabaikan arahan penting ini.

Itu terjadi beberapa jam setelah digelar rapat bersama sejumlah media, Rabu (14/5/2025), untuk menyinkronkan agenda penyerahan bantuan kepada masyarakat. Sebuah langkah dirancang demi memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi, Idris Ali justru menggelar acara penyerahan bantuan mesin kepada kelompok nelayan secara tertutup.

Baca Juga :  Rotasi Pejabat, Bupati Tata Ulang Pucuk Birokrasi Halsel

Tanpa pemberitahuan ke media, acara tersebut bahkan terkesan digelar terburu-buru dengan persiapan minim. Spanduk kegiatan pun hanya dipegang oleh staf internal tanpa ada upaya serius untuk diketahui publik. Langkah ini jelas bertentangan dengan semangat transparansi yang didorong pimpinan daerah Bassam-Helmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, langkah pelibatan media bukan hanya soal dokumentasi, melainkan strategi kerja untuk menjadikan masyarakat sebagai subjek informasi bukan sekadar penonton. Publik berhak tahu, berhak menilai, dan berhak mengawasi setiap kebijakan dan program yang menyentuh kepentingan hidup mereka, termasuk bantuan langsung yang bersumber dari anggaran daerah.

Baca Juga :  Demi Pasar Lebih Nyaman, Pemkot Ternate Tertibkan Pedagang “Nakal”

Tindakan Plt Kadis Perikanan ini menimbulkan pertanyaan. Apakah mencerminkan kelalaian atau justru sinyal penolakan terhadap semangat reformasi birokrasi yang dikampanyekan Bassam-Helmi? Ataukah ada agenda tertentu yang ingin disembunyikan sehingga transparansi terkesan hanya slogan kosong.

Jika pola seperti ini dibiarkan, bukan tidak mungkin kepercayaan publik kepada Bupati dan Wakil Bupati, Bassam-Helmi, akan tergerus. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate
Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan
Kebakaran Dekat Sungai Akelamo, Pemdes Kawasi Koordinasikan Penanganan
Kontraktor Tolak Desain PUPR Malut, Proyek Payahe–Dehepodo Tersandung Perencanaan
11 Pejabat Dilantik, Wali Kota Ternate Sebut Bukan Hadiah

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:54 WIT

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIT

Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:22 WIT

Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIT

Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan

Berita Terbaru

Jembatan Ake Busale di ruas Saketa-Dehepodo, Kabupaten Halmahera Selatan [dok : kasedata]

Daerah

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Okt 2026 - 12:54 WIT