Kasedata.id – Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, di Bella Hotel Ternate, Senin (1/12/2025).
Musda mengusung tema “Sinergi untuk Maluku Utara Maju” ini turut dihadiri Ketua OKK BPP HIPMI, Tri Febrianto Damo, Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin, Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Ketua Umum HIPMI Malut, Sofyan MU Sangaji, dalam sambutannya menyampaikan Musda ke-VI merupakan momentum refleksi untuk memperkuat organisasi ke depan. Selama masa kepemimpinannya tiga tahun terakhir, ia berhasil menambah jumlah kepengurusan tingkat BPC dari 8 kabupaten/kota menjadi 10 kabupaten/kota.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“HIPMI Malut bukan milik perorangan, melainkan milik semua. HIPMI adalah mitra strategis pemerintah. Karena itu, Musda kali ini diharapkan dapat melahirkan program kerja yang selaras dengan program pemerintah demi kesejahteraan Maluku Utara,” ujarnya.
Sofyan juga menegaskan bahwa HIPMI telah berdiri selama 53 tahun dan tetap kokoh dengan slogan ‘Bertanding untuk Bersanding’ sebagai lambang kebersamaan dalam merawat organisasi.
Ia menitipkan pesan kepada para calon ketua umum agar siap membawa HIPMI Malut menjadi lebih baik.
Sofyan menyinggung pandangan mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, yang pernah menyampaikan bahwa pemerintah tidak selalu mampu sendiri dalam menyejahterakan masyarakat, sehingga membutuhkan peran pengusaha. Hal inilah yang menurutnya menegaskan posisi HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah.
“HIPMI adalah organisasi non-partisan. Kita berharap Musda kali ini melahirkan program yang mampu menopang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk meningkatkan kesejahteraan daerah,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa semangat kolaborasi di HIPMI Malut harus tetap kokoh meski terjadi pergantian pengurus.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara memiliki kepentingan besar dalam pembangunan daerah, terutama dalam pemberdayaan masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan para pengusaha, termasuk teman-teman HIPMI. Berkumpulnya orang-orang sukses dengan jiwa usaha tentu menghadirkan masa depan dengan nilai tinggi,” jelasnya.
Wagub berharap Musda tidak hanya menjadi ajang pergantian pengurus, tetapi juga berkelanjutan dalam melahirkan pengusaha muda yang berdaya saing di Maluku Utara. Usai memberikan sambutan, Wakil Gubernur resmi membuka Musda ke-VI HIPMI Malut.
Musda Mendadak Ricuh
Pasca dibuka Wagub, sekitar pukul 14.30 WIT, suasana Musda tiba-tiba memanas. Ketegangan diduga terjadi antara pendukung dua calon ketua umum (caketum), yakni Rio Cristian Pawane dan Firdaus Amir. Beruntung, kericuhan yang berlangsung singkat tersebut segera diamankan oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya bahwa, Koordinator Steering Committee (SC) Musda VI HIPMI Malut, Mohdar Bailusy, menyampaikan bahwa jumlah voters pada Musda kali ini telah ditetapkan melalui RBPL dan asistensi, yakni 44 voters dari 10 BPC kabupaten/kota.
“Ada BPC yang memiliki lima voters, ada juga yang empat. Penetapan ini sudah kami laporkan kepada BPP HIPMI,” jelas Mohdar.(*)
Penulis : Sukarsi Muhdar
Editor : Sandin Ar



![Vila, kafe, dan restoran Lago Montana di Kelurahan Fitu, Kota Ternate [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/02/Picsart_26-02-11_20-01-00-590-225x129.jpg)
![Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, saat membuka Forum OPD terkait penyusunan RKPD 2027 [Foto : ridal/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260211_191007-225x129.jpg)



