Penyampaian Visi-Misi Calon Rektor UMMU Resmi Digulirkan

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara menggelar kegiatan Silaturahmi dan Penyampaian Visi-Misi Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Periode 2025–2029, Sabtu malam (12/10/2025), di Royal Resto Cafe, Kota Ternate.

Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Malut, Sekda Kota Ternate, serta panelis dari berbagai bidang keilmuan di lingkungan UMMU. Forum ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian visi dan misi, tetapi juga ruang silaturahmi yang mempererat seluruh elemen kemuhammadiyahan di Maluku Utara.

Empat kandidat rektor yang hadir menyampaikan gagasannya, yaitu Dr. Taty Sumiarti, Dr. Sofyan Abbas, Prof. Halil Ibrahim, dan Prof. Ahmad Thaib. Sementara Dr. Ranita Rope berhalangan hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui undian nomor urut, Dr. Taty Sumiarti mendapat nomor 1, Dr. Sofyan Abbas nomor 2, Prof. Halil Ibrahim nomor 3, dan Prof. Ahmad Thaib nomor 4.

Dalam forum itu, para panelis menyoroti pentingnya penguatan ideologi kemuhammadiyahan di lingkungan kampus. Salah satu panelis, Herman Oesman, menekankan nilai-nilai kemuhammadiyahan harus menjadi ruh dalam sistem pendidikan UMMU.

Baca Juga :  Pemprov Malut Rencana Buka Sekolah Terbuka Berbasis Online

“Nilai-nilai kemuhammadiyahan harus tercermin dalam sistem universitas. Hal sederhana seperti kebersihan masjid dan fasilitas air harus diperhatikan sebagai bentuk pelayanan dasar. Selain itu, lingkungan yang progresif dan kebebasan berpikir juga merupakan simbol pergerakan Muhammadiyah,” ujarnya.

Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, dalam sesi tanya-jawab mengajukan pertanyaan mengenai arah riset dan inovasi kampus ke depan.

“UMMU memiliki potensi besar menjadi pusat riset sosial, data, dan teknologi di Maluku Utara. Bagaimana UMMU bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat riset dan kebijakan berbasis evidence?” tanya Rizal.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Sofyan Abbas menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

“UMMU memiliki fakultas ilmu sosial dan politik yang harus berperan aktif menjawab persoalan daerah. Kolaborasi riset dengan pemerintah menjadi kunci pengembangan kebijakan berbasis data,” ujarnya.

Sementara Prof. Halil Ibrahim dalam closing statement-nya menekankaan terkait kemajuan perguruan tinggi bergantung pada keterbukaan, sinergi, dan kemauan politik semua pihak.

Baca Juga :  Siswa SMAN 10 Sambut Gubernur Malut dengan Pertanyaan Kritis

“Sistem pemerintahan bisa maju kalau ada political will. Semua elemen harus bergerak bersama. Jika saya diberi amanah, saya akan membuka ruang seluas-luasnya dan menjaga komunikasi dengan baik,” katanya.

Adapun Prof. Ahmad Thaib menyoroti pentingnya peningkatan jumlah mahasiswa dan kualitas akreditasi program studi.

“Kita harus menargetkan jumlah mahasiswa di atas seribu orang, serta meningkatkan jumlah program studi berakreditasi baik minimal empat. Akreditasi menjadi pemantik minat calon mahasiswa. Selain itu, pengembangan SDM perlu diperkuat. Kita memiliki 180 tenaga pengajar, dengan sekitar 40 bergelar doktor,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Taty Sumiarti menutup forum dengan menegaskan komitmennya terhadap visi pengembangan UMMU 2025–2030.

“Ini pekerjaan besar yang membutuhkan waktu dan kebersamaan. UMMU memiliki SDM potensial. ada banyak staf ahli, konsultan, dan pakar di bidangnya masing-masing. Jika semua bergerak bersama, UMMU akan menjadi center of excellence. Boleh kecewa kepada Taty Sumiarti, tapi jangan pernah kehilangan cinta untuk UMMU,” tutupnya penuh semangat. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Api dan Asap Kepung Sulamadaha, Tauhid Perintahkan Langkah Darurat
Duduki BPBD Ternate, Tonny Langsung “Action” Hadapi Karhutla 
Takome–Sulamadaha Diselimuti Asap, Fatayat NU Malut Bagikan Masker ke Warga
Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR
10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga
Pemdes Kawasi Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Warga dan Tim Gabungan
Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing
Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Api dan Asap Kepung Sulamadaha, Tauhid Perintahkan Langkah Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:21 WIT

Duduki BPBD Ternate, Tonny Langsung “Action” Hadapi Karhutla 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:25 WIT

Takome–Sulamadaha Diselimuti Asap, Fatayat NU Malut Bagikan Masker ke Warga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:39 WIT

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:48 WIT

Pemdes Kawasi Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Warga dan Tim Gabungan

Berita Terbaru

Olahraga

Delapan Gol Tercipta, Laga Sengit Jarod vs Timper

Minggu, 4 Okt 2026 - 22:00 WIT

Peristiwa

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:39 WIT