Kasedata.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dana Alokasi Khusus (DAK) Pengadaan SMA dan SMK tahun 2025.
Rapat koordinasi Dikbud yang diikuti 14 Kepala Sekolah SMA dan 24 Kepala Sekolah SMK ini berlangsung di Muara Mall lantai 4, Selasa (23/12/2025).
Kadikbud Malut, Abubakar Abdullah dalam sambutannya meminta kepada para kepala sekolah terkait alat Ruang Praktik Siswa (RPS) yang sudah ada dapat digunakan untuk peningkatan kompetensi siswa melalui skill dalam keahlian masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap kedepan siswa yang sudah lulus bisa memiliki kompetensi keahlian yang di butuhkan wirausaha dan dunia industri,” ujarnya.
Abubakar mengatakan pentingnya Rakor DAK pengadaan tahun 2025 untuk mengevaluasi penggunaan dan pemanfaatan alat serta uji fungsi alat.
“Dana ini menjadi penunjang untuk DAK fisik yang sedang berjalan. Penyingnya Rakor ini di buat untuk di panggil kepala-kepala sekolah yang penerima manfaat dari DAK itu untuk kita evaluasi, terkait dengan penggunaan dan pemanfaatan alat dan uji fungsi alat yang sudah sampai di sekolah-sekolah,” sebutnya.
Terkait dengan nilainya, Aka menyebutkan bahwa DAK tahun 2025 berkisar 19 miliar. Peruntukannya, untuk jenjang SMA pengadaan buku, pengadaan alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan pengadaan alat laboratorium. Sementara, jenjang SMK untuk pengadaan alat TIK, dan RPS.
“Alat-alat ini untuk penunjang kompetensi keahlian di masing-masing SMK. Namun, dilihat lagi apa kebutuhan sekolah sehingga diajukan permohonan kebutuhan,” jelasnya.
“Barangnya sudah sampai di sekolah masing-masing, baru kami melakukan rapat dengan cara mengundang kepala sekolah dan kepala jurusan untuk menanyakan tentang kebutuhan alat tersebut,” tandasnya. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi






