Kasedata.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, turun langsung menemui warga Kelurahan Tobololo dan Sulamadaha yang melakukan penutupan akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang berlokasi di Takome.
Aksi berlangsung di depan Gereja Tabanga, Kecamatan Ternate Barat, Jumat pagi (24/4/2026), Massa didominasi kaum ibu memblokade badan jalan utama sehingga armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate tidak dapat melintas. Akibatnya, truk sampah tertahan di sepanjang jalur menuju TPA Takome.
Penutupan jalan dilakukan sebagai bentuk protes atas dampak penertiban pedagang di Pasar Higienis Gamalama beberapa waktu lalu. Warga terdampak meminta kepastian lokasi berjualan agar aktivitas ekonomi mereka tetap berjalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi itu juga berkaitan dengan penertiban lahan parkir oleh Dinas Perhubungan Kota Ternate yang dinilai sebagian warga berdampak pada penghasilan pedagang dan juru parkir.
Plt. Kepala DLH Kota Ternate, Musli Muhamad, lebih dulu berada di lokasi untuk membuka komunikasi agar akses jalan dibuka. Namun warga memilih menunggu kehadiran perwakilan pemerintahn kota yang dapat memberikan keputusan langsung.
Situasi berangsur kondusif setelah Sekda Ternate tiba di lokasi dan berdialog terbuka dengan warga. Dalam pertemuan itu, Sekda mendengarkan aspirasi masyarakat terkait relokasi dan penataan kawasan pasar.
Perwakilan warga meminta pemerintah memberikan kejelasan tempat usaha yang dapat digunakan secara tetap. Menanggapi hal itu, Sekda menyatakan pemerintah akan meninjau langsung kondisi pasar bersama warga guna mencari solusi bersama.
“Kita akan lihat langsung kondisi pasar agar persoalan ini bisa dibicarakan dan dicari jalan keluarnya,” ujar Sekda Rizal Marsaoly.
Rizal juga menegaskan bahwa penataan kawasan pasar bertujuan menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman, bukan untuk menghilangkan sumber penghidupan masyarakat.
Pemerintah Kota akan mengevaluasi pelaksanaan di lapangan agar lebih adil dan tepat sasaran.
Sekitar pukul 10.30 WIT, warga membuka blokade jalan secara sukarela setelah dialog menghasilkan kesepahaman awal. Arus lalu lintas kembali normal, termasuk akses armada sampah menuju TPA Takome.
Usai pertemuan, Sekda Ternate bersama perwakilan pedagang menuju Pasar Higienis Gamalama untuk meninjau kondisi lapangan dan membahas langkah lanjutan terkait relokasi dan penataan area usaha. (*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar


![Aksi pedagang/Sekda Kota Ternate saat diwawancarai media[Foto : angga/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/Picsart_26-04-24_22-28-17-969-225x129.jpg)



