Penataan Pasar Gamalama Jadi Prioritas 2026-2027

Jumat, 24 April 2026 - 20:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi pedagang/Sekda Kota Ternate saat diwawancarai media[Foto : angga/kasedata]

Aksi pedagang/Sekda Kota Ternate saat diwawancarai media[Foto : angga/kasedata]

Kasedata.id – Aksi blokade jalan dilakukan pedagang pondak bersama mahasiswa di kawasan Pasar Gamalama menyita perhatian publik, Jumat (24/4/2026).

Aksi ini serupa dalam sehari yang juga dilakukan warga Kelurahan Tobololo-Sulamadaha yang memblokade akses jalan menuju TPA sampah di Takome dipicu terkait penertiban di Pasar Gamalama. Kendati, cepat mendapat respon dari Pemerintah Kota Ternate.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan pemerintah turun langsung ke lokasi untuk melakukan mediasi sekaligus mencari solusi atas penolakan relokasi pedagang.

Menurutnya, kebijakan pemindahan merupakan bagian dari program penataan kawasan Pasar Higienis Gamalama dan sekitarnya yang menjadi prioritas tahun 2026–2027.

“Penataan ini untuk mengembalikan fungsi ruang. Pedestrian untuk pejalan kaki, parkiran untuk parkiran, agar kawasan pasar lebih tertib dan nyaman,” ujarnya Sekda kepada media.

Rizal menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan lokasi baru bagi pedagang pondak di sisi barat pasar yang dinilai lebih representatif. Dari total 41 pedagang, sebanyak 26 orang telah menyetujui relokasi.

Baca Juga :  Gubernur Maluku Utara Lantik Bupati dan Wakil Bupati Taliabu Periode 2025-2030

Sebagai bentuk dukungan, Pemkot memberikan keringanan berupa pembebasan retribusi selama tiga bulan sebagai masa penyesuaian di tempat baru.

Meski demikian, Sekda menegaskan bahwa pedagang tidak akan dikembalikan ke lokasi semula karena penataan kawasan tetap menjadi komitmen pemerintah kota.

“Yang belum setuju akan terus kami komunikasikan secara persuasif. Tapi untuk kembali ke lokasi awal tidak mungkin,” tegasnya.

Pemkot Ternate, tambah Rizal, akan terus mengedepankan pendekatan humanis guna menghindari konflik, sekaligus memastikan penataan pasar berjalan sesuai rencana. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional
Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal
Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi
500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah
BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka
Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat
Ritual Sigofi Ake Sambut HUT Kemerdekaan di Ternate
Pemkab Sula Ajukan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:54 WIT

Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIT

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:12 WIT

500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:10 WIT

BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:27 WIT

Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat

Berita Terbaru

Daerah

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:23 WIT