Huntap Jambula Jadi Rujukan, Pemprov Jatim Studi Tiru ke Ternate

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan disertai pemaparan huntap Jambula oleh Kepala Dinas Perkimtaan Kota Ternate/Kunjungan rombongan ke lokasi oleh Disperkim CK Pemprov Jatim [dok : kasedata]

Pertemuan disertai pemaparan huntap Jambula oleh Kepala Dinas Perkimtaan Kota Ternate/Kunjungan rombongan ke lokasi oleh Disperkim CK Pemprov Jatim [dok : kasedata]

Kasedata.id – Hunian Tetap (Huntap) di Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, mencuri perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim). Pengelolaan pembangunan huntap bagi korban bencana yang dinilai representatif sehingga menjadi lokasi studi tiru oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (Disperkim CK) Pemprov Jatim.

Rombongan Disperkim CK Pemprov Jatim berjumlah 26 orang melakukan kunjungan kerja ke Kota Ternate, Rabu (9/9/2026). Kedatangan mereka guna mempelajari proses pembangunan, relokasi warga Rua, hingga pengelolaan kawasan Huntap pascabencana.

Agenda itu diawali dengan pertemuan di Kantor Disperkimtan Kota Ternate sekitar pukul 08.00 WIT. Dalam kesempatan itu, Kepala Disperkimtan Kota Ternate, Tonny S. Pontoh, memaparkan secara langsung proses pembangunan Huntap Jambula kepada rombongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tonny menyatakan, salah satu alasan Huntap Jambula menjadi perhatian karena kawasan itu dinilai memiliki sejumlah aspek pendukung yang memadai mulai dari sarana dan prasarana hingga penerangan jalan umum (PJU).

Baca Juga :  Pemda Halsel Terima Penghargaan dari Balai Bahasa Maluku Utara

Namun, dibalik berdirinya 50 unit Huntap itu terdapat proses panjang yang melibatkan koordinasi lintas lembaga.

Menurut Tonny, keberhasilan pembangunan Huntap tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik. Salah satu faktor paling penting adalah kepastian status lahan.

Pemerintah kota harus memastikan tanah diusulkan benar-benar memiliki status yang jelas dan menjadi aset pemerintah. Kepastian ini menjadi salah satu persyaratan penting dalam pengajuan pembangunan Huntap kepada pemerintah pusat atau kementerian.

Selain itu, pengajuan proposal juga harus didukung data penerima yang valid melalui by name by address agar pembangunan benar-benar menyasar masyarakat yang terdampak.

“Yang paling penting adalah status tanah. Kementerian membutuhkan kepastian bahwa tanah untuk pembangunan Huntap benar-benar milik pemerintah Kota Ternate,” kata Tonny kepada kasedata.id

Ia menjelaskan proses itu tidak dikerjakan oleh satu organisasi perangkat daerah (OPD) saja. Pembangunan Huntap Jambula merupakan hasil kolaborasi lintas OPD di lingkup Pemerintah Kota Ternate termasuk koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  Polda Jamin Kelancaran Lalu Lintas di Ternate Selama Ramadan

Koordinasi tersebut, kata Tonny, juga diperkuat melalui komunikasi dengan Kementerian terkait dan Komisi V DPR RI hingga akhirnya pembangunan Huntap dapat direalisasikan.

Hal menarik lainnya, lanjut Tonny, yang dipaparkan kepada rombongan adalah konsep bangunan Huntap yang disesuaikan dengan karakter sosial dan budaya masyarakat Ternate.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kota agar relokasi tidak hanya memindahkan warga, tetapi juga tetap mempertahankan karakter kehidupan sosial masyarakat.

Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian rombongan Pemprov Jawa Timur dalam studi tiru tersebut, termasuk bagaimana Pemkot Ternate mengelola sarana prasarana dan PJU di kawasan Huntap.

Usai pemaparan, rombongan Disperkim CK Pemprov Jatim Kemudian bertolak ke Kelurahan Jambula untuk melihat langsung kawasan Huntap. Sebanyak 50 unit rumah dibangun untuk warga terdampak bencana banjir bandang Kelurahan Rua pada 2024.(*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Tabligh Akbar, Ustaz Das’ad Latif Gaungkan Pesan Damai untuk Maluku Utara
Kadikbud Malut Dorong Toleransi Sejak Dini Lewat Pembinaan Rohani Pelajar
Pemuda Desa Bajo Galang Dana Ratusan Juta Bangun Masjid
Malam Puncak HUT ke-27 Malut, Sofifi Dipadati Ribuan Warga
DWP Ternate Dorong Produk Lokal Jadi Ekonomi Keluarga
PUPR Malut Uji Teknologi Stabilisasi Tanah, Jalan Tani Tanpa Sirtu Ditargetkan Mulai 2027
Wagub Sarbin Lepas 40 Regu Gerak Jalan Indah Pelajar Meriahkan HUT ke-27 Malut
KORMI Sula Resmi Dilantik, Bidik Olahraga Masyarakat Desa

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:02 WIT

Tabligh Akbar, Ustaz Das’ad Latif Gaungkan Pesan Damai untuk Maluku Utara

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:06 WIT

Kadikbud Malut Dorong Toleransi Sejak Dini Lewat Pembinaan Rohani Pelajar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:59 WIT

Pemuda Desa Bajo Galang Dana Ratusan Juta Bangun Masjid

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:00 WIT

Malam Puncak HUT ke-27 Malut, Sofifi Dipadati Ribuan Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:14 WIT

DWP Ternate Dorong Produk Lokal Jadi Ekonomi Keluarga

Berita Terbaru

Daerah

Pemuda Desa Bajo Galang Dana Ratusan Juta Bangun Masjid

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:59 WIT

Malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara, ribuan warga padati Kota Sofifi. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Malam Puncak HUT ke-27 Malut, Sofifi Dipadati Ribuan Warga

Sabtu, 10 Okt 2026 - 23:00 WIT

Ternate

DWP Ternate Dorong Produk Lokal Jadi Ekonomi Keluarga

Sabtu, 10 Okt 2026 - 20:14 WIT