OJK Gandeng SMK Negeri 1 Ternate Perkuat Literasi Keuangan Lawan Pinjol Judol dan Investasi Bodong

Kamis, 3 September 2026 - 14:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edukasi keuangan di kalangan pelajar mengusung tema,

Edukasi keuangan di kalangan pelajar mengusung tema, "Generasi Muda Ternate Melek Investasi” yang digelar di SMK Negeri 1 Kota Ternate. || dok : Kasedata

Kasedata.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Utara memperkuat edukasi literasi keuangan di kalangan generasi muda. Pelajar dinilai perlu dibekali pemahaman sejak dini agar tidak mudah terjebak pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online (judol), investasi bodong hingga berbagai modus penipuan digital.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan “Generasi Muda Ternate Melek Investasi” yang digelar di SMK Negeri 1 Kota Ternate, Kamis (3/9/2026). Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2026 Maluku Utara yang diikuti ratusan pelajar SMK se-Kota Ternate.

Direktur Analisis Informasi dan Manajemen Krisis Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Bayu Samodro, mengingatkan pelajar agar tidak menjadikan media sosial sebagai dasar mengambil keputusan investasi.

Menurutnya, meningkatnya minat generasi muda terhadap investasi harus dibarengi pengetahuan mengenai produk, risiko serta legalitas penyedia jasa keuangan.

“Kenali dulu, baru mulai. Sisihkan, bukan sisakan. Dan jangan mudah tergoda FOMO,” pesan Bayu kepada ratusan pelajar.

Ia memperkenalkan prinsip 2L, Legal dan Logis. Setiap tawaran investasi harus dipastikan memiliki legalitas resmi dan menawarkan keuntungan yang masuk akal. Tawaran dengan keuntungan tidak wajar justru patut dicurigai.

Sementara itu, Deputi Direktur Divisi Pelaksanaan Edukasi Keuangan OJK, Halimatus Sa’diyah, mengingatkan pelajar terhadap berbagai kejahatan keuangan digital, seperti phishing, penyamaran identitas hingga penipuan yang dikemas sebagai investasi.

Baca Juga :  Wagub Maluku Utara Resmikan Dua Gerakan Strategis, Sekolah Bersih dan Satu Rekening Satu Pelajar

Ia juga meminta masyarakat mewaspadai skema member get member serta promosi yang memanfaatkan figur publik untuk membangun kepercayaan.

“Jangan hanya melihat keuntungan yang ditawarkan. Kenali risikonya dan pastikan legalitasnya,” tegasnya.

Edukasi tidak berhenti pada investasi. Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Selatan, Alberto Fasaamuri Dachi, memperkenalkan pasar modal melalui simulasi dan studi kasus sederhana. Pelajar juga dikenalkan dengan aplikasi IDX Mobile sebagai sarana memahami mekanisme jual beli saham.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI), Mauldy R. Makmur, mengenalkan reksa dana sebagai salah satu instrumen yang dapat dipelajari investor pemula. Melalui tagline “Uang Jajan Jangan Cuma Numpang Lewat”, generasi muda didorong membangun kebiasaan mengelola uang secara lebih terencana.

Dukungan terhadap edukasi tersebut disampaikan Kepala SMK Negeri 1 Kota Ternate, Zainal Muhammad Zen. Ia menilai kolaborasi sekolah dan OJK menjadi langkah preventif penting untuk melindungi siswa dari jebakan layanan keuangan ilegal yang semakin mudah diakses melalui platform digital.

Menurut Zainal, pelajar yang mulai memiliki akses terhadap layanan keuangan harus memahami konsekuensi setiap keputusan finansial, terutama di tengah kuatnya pengaruh gaya hidup dan tren media sosial.

Baca Juga :  Mengukur Kompetensi Siswa, SMK Negeri 1 Ternate Gelar UKK

“Ini semacam benteng bagi siswa di Maluku Utara, khususnya anak-anak kami di SMK. Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh siswa jangan terjebak dengan gaya hidup. Banyak remaja terjerat pinjol akibat dorongan gaya hidup tidak produktif atau rasa takut ketinggalan tren (FOMO),” tegas Zainal.

Ia meminta siswa membiasakan diri membedakan kebutuhan dan keinginan, sekaligus tidak menjadikan pinjol, judi online maupun investasi berisiko sebagai jalan pintas memenuhi gaya hidup.

Zainal juga mengingatkan pentingnya menjaga data pribadi. Siswa diminta tidak sembarangan memberikan foto KTP, nomor identitas maupun informasi pribadi kepada aplikasi atau pihak yang tidak jelas.

“Data pribadi harus dijaga. Jangan mudah percaya kepada aplikasi atau tawaran yang tidak jelas legalitasnya,” ujarnya.

Sebagai langkah positif, sekolah bersama OJK juga mendorong pelajar membangun budaya menabung dan memanfaatkan produk keuangan resmi, termasuk tabungan pelajar.

Zainal berharap edukasi tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar membentuk karakter siswa agar cerdas mengelola uang, kritis menghadapi tawaran digital dan berani menolak praktik keuangan ilegal.

“Generasi muda jangan sampai menjadi sasaran empuk pinjol ilegal, judol maupun investasi bodong. Bekali diri dengan pengetahuan sebelum mengambil keputusan keuangan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tanggap Darurat Karthutla TPA Takome Berakhir, Rehabilitasi Disiapkan
PPK PUPR Malut Buka Data Teknis Fondasi Jembatan Togoreba Tua-Tolabi
Kredit ASN Macet di BRI, BPKAD Malut Bongkar Kendala SP2D Online
Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III
Fatayat NU Malut Kenang Sultan, Kirim Doa untuk Para Kiai
Branding Ternate Kota Rempah Harus Berdampak pada Ekonomi Warga
Sherly Tjoanda Tembus Peringkat Kedua Gubernur Pilihan Anak Muda Nasional
Jejak NU ke Mimbar Hari Santri, Aka Merajut Pesan untuk Generasi Masa Depan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:15 WIT

Tanggap Darurat Karthutla TPA Takome Berakhir, Rehabilitasi Disiapkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:14 WIT

PPK PUPR Malut Buka Data Teknis Fondasi Jembatan Togoreba Tua-Tolabi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIT

Kredit ASN Macet di BRI, BPKAD Malut Bongkar Kendala SP2D Online

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:46 WIT

Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIT

Fatayat NU Malut Kenang Sultan, Kirim Doa untuk Para Kiai

Berita Terbaru

Daerah

Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:46 WIT

Pembacaan Surat Yasin dan lantunan doa oleh pengurus PW Fatayat NU Maluku Utara di makam mendiang H. Mudaffar Sjah, Sultan ke-48. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Fatayat NU Malut Kenang Sultan, Kirim Doa untuk Para Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:21 WIT