Kasedata.id – Aroma dan cita rasa khas Maluku Utara sukses mencuri perhatian pada hari pertama Tjipta UMKM Fair di Jakarta. Beragam kuliner tradisional yang dipajang di Booth Maluku Utara tak hanya ramai dicicipi, tetapi juga laris diborong pengunjung.
Perhatian terhadap produk lokal Maluku Utara bahkan datang dari kalangan tamu VIP. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan bersama Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dan jajaran tercatat dua kali menyambangi Booth Maluku Utara untuk mencicipi langsung aneka kudapan khas daerah.
Roti Coe, Roti Kenari, Lalampa, Cara, Wajik Kenari dan sejumlah kuliner khas lainnya menjadi sajian yang diperkenalkan. Produk-produk tersebut tampil sebagai representasi kekayaan kuliner Maluku Utara sekaligus membawa cerita dan identitas daerah ke tengah pasar nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Antusiasme pengunjung terlihat sejak pameran dibuka. Tjipta UMKM Fair mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen, pelaku usaha dan jejaring bisnis dari berbagai sektor. Pada hari pertama, sebanyak 108 pelaku UMKM dari berbagai pilar usaha di lingkungan Sinar Mas turut ambil bagian.
Selain Veronica Tan dan Irene Umar, kegiatan tersebut turut dihadiri Komisaris MRT Jakarta Heru Budi Hartono, Ketua Umum Eka Tjipta Foundation Hong Tjhin serta sejumlah pimpinan dari berbagai pilar usaha Sinar Mas.
Kepala Badan Penghubung Maluku Utara selaku PIC keikutsertaan daerah mengatakan, kehadiran UMKM Maluku Utara di ajang tersebut merupakan bagian dari perhatian Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda terhadap pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat.
“Keikutsertaan Maluku Utara dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian Ibu Gubernur untuk terus mempromosikan dan mengembangkan usaha ekonomi kreatif masyarakat Maluku Utara melalui berbagai event di tingkat nasional,” ujarnya, Kamis (3/9/2026).
Keikutsertaan Maluku Utara merupakan hasil kolaborasi Badan Penghubung Maluku Utara bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara, Bank Indonesia, HIKMU serta para pelaku UMKM dari daerah maupun diaspora Maluku Utara di Jakarta.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara Ronny Saleh menilai, forum seperti Tjipta UMKM Fair memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibanding sekadar ruang promosi.
Menurutnya, pertemuan langsung dengan konsumen dan jejaring usaha nasional menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menguji sekaligus mengembangkan produk lokal agar semakin kompetitif.
“Yang kita bawa ke Jakarta bukan hanya produknya, tetapi juga cerita dan identitas Maluku Utara. Ketika produk kita mendapat respons positif dan dibeli oleh masyarakat, itu menunjukkan bahwa produk UMKM kita memiliki potensi untuk masuk ke pasar yang lebih luas,” kata Ronny.
Ia menegaskan, Pemprov Maluku Utara akan terus mendorong pelaku UMKM memperkuat kualitas produk, kemasan, konsistensi produksi hingga strategi pemasaran.
“Respons pengunjung hari ini tentu menjadi penyemangat bagi pelaku UMKM. Ke depan kita ingin produk-produk seperti ini tidak berhenti pada pameran, tetapi bisa berlanjut menjadi peluang pasar dan kerja sama usaha,” ujarnya.
Ramainya kunjungan ke Booth Maluku Utara sepanjang hari menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha daerah. Produk kuliner yang ditampilkan tidak hanya menjadi daya tarik pameran, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM Maluku Utara untuk berhadapan langsung dengan pasar dan jejaring usaha nasional.
Pameran akan berlanjut pada hari kedua. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dijadwalkan hadir bersama Board Member Sinar Mas Franky O. Widjaja, Managing Director Sinar Mas Ferry Salman serta jajaran manajemen Sinar Mas lainnya.
Kehadiran Gubernur di hari kedua diharapkan semakin memperkuat promosi produk UMKM Maluku Utara sekaligus membuka peluang interaksi dan kerja sama yang lebih luas antara pelaku usaha daerah dengan jejaring dunia usaha nasional. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi






