Kasedata.id – Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi sorotan utama masyarakat Kecamatan Pulau Moti saat menyampaikan aspirasi kepada Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, dalam Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025-2026 yang dipusatkan di Kelurahan Figur, Jumat (25/9/2026) malam.
Salah satu aspirasi warga yakni meminta Jalan Lingkar Moti mendapat perhatian serius. Warga mengusulkan agar Pemerintah Kota Ternate mempertimbangkan pengalihan status jalan tersebut menjadi jalan provinsi, sehingga penanganannya dapat lebih mudah diintervensi Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Untuk persoalan jembatan, warga juga meminta perhatian terhadap sejumlah infrastruktur yang kondisinya membutuhkan penanganan. Anggota DPRD Dapil Kota Ternate – Kabupaten Halbar, itu mengatakan bahwa persoalan jembatan Tanjung Pura akan menjadi perhatian untuk dikoordinasikan, sebab telah lama terbengkalai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aspirasi infrastruktur juga disampaikan Darwis warga setempat. Ia menyoroti kebutuhan jalan tani. Menurutnya, akses tersebut penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas warga. Sementara Saiful, yang mewakili pemuda Figur, mengusulkan pembangunan jalan alternatif karena keterbatasan akses membuat pergerakan kendaraan, terutama roda dua dan roda empat, yang kerap terkendala ketika masyarakat menggelar kegiatan atau hajatan kampung.
Tak hanya jalan dan jembatan, masyarakat juga meminta perhatian terhadap talud penahan ombak sebagai bagian dari kebutuhan perlindungan wilayah pesisir. Usulan tersebut melengkapi aspirasi lain di sektor masyarakat, termasuk alat tangkap nelayan dan kostor es yang dinilai berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi warga Moti.
Sementara Mujais Umar membawa persoalan lain yang tak kalah penting, yakni perubahan status desil masyarakat setelah pendataan BPS. Ia menyampaikan bahwa warga yang sebelumnya berada pada desil 1-4, setelah pendataan terdapat yang berubah menjadi desil 5-10, bahkan ada yang tercatat status desilnya 0. Persoalan ini diminta menjadi perhatian agar data masyarakat benar-benar sesuai kondisi di lapangan.
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Gus Jir menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyampaikan persoalan secara terbuka. Ia menegaskan, aspirasi warga akan menjadi bahan untuk dikoordinasikan dengan pemerintah sesuai kewenangan, termasuk mengupayakan agar kebutuhan masyarakat dapat diakomodir.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat. Aspirasi ini akan kita tindaklanjuti dan kita usahakan untuk dapat diakomodir,” ujarnya.
Muhajirin menempatkan persoalan jalan dan jembatan sebagai bagian penting yang perlu dikomunikasikan lebih lanjut, termasuk usulan perubahan status Jalan Lingkar Moti. Ia tidak sekadar mencatat aspirasi, tetapi akan mengupayakan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan pihak terkait agar setiap usulan dapat dilihat berdasarkan kewenangan dan kebutuhan prioritas masyarakat Pulau Moti. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi




![La Sul Mamusung, remaja asal Desa Lekokadai, Kecamatan Mangoli Barat, berhasil meraih Juara Motivator Putra Duta Genre Indonesia 2026 [dok : karno/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/09/Picsart_26-09-24_12-06-20-907-225x129.jpg)

