Lonjakan Harga Cabai, KNPI Malut Apresiasi Pemerintah Gelar Pasar Murah 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isnain Bailusy [don]

Isnain Bailusy [don]

Kasedata.id – DPD KNPI Maluku Utara (Malut) mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Malut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, dan Bank Indonesia (BI) yang rencana menghadirkan pasar murah cabai rawit untuk menekan lonjakan harga di pasaran.

Apresiasi itu disampaikan pengurus KNPI Malut, Isnain Bailusy, Sabtu (31/10/2026). Menurutnya, langkah kolaboratif pemerintah dengan pihak terkait untuk mendatangkan pasokan cabai dari luar daerah merupakan upaya tepat demi membantu masyarakat menghadapi tingginya harga komoditas cabai.

Ia menyebutkan, harga cabai rawit di sejumlah pasar saat ini seperti di Kota Ternate berada pada kisaran Rp140 ribu hingga Rp190 ribu per kilogram. Kondisi ini turut memberikan tekanan terhadap inflasi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, rencana penjualan cabai melalui pasar murah dengan harga Rp110 ribu per kilogram dinilai sebagai langkah preventif untuk menekan harga sekaligus meringankan beban masyarakat.

Baca Juga :  Ringankan Beban Pemudik, Pemprov Malut Luncurkan Program Diskon Tiket Kapal 50%

“Langkah ini sudah tepat. Harga cabai di pasar saat ini cukup tinggi sehingga kehadiran pasar murah dengan harga Rp110 ribu paling tidak bisa membantu masyarakat mendapatkan cabai dengan harga lebih terjangkau,” ujar Isnain.

Ia menjelaskan, harga Rp110 ribu itu telah memperhitungkan biaya logistik pengiriman cabai dari Jawa Timur ke Maluku Utara, baik melalui jalur udara maupun laut. Meski membutuhkan biaya distribusi, cabai itu tetap direncanakan dijual kepada masyarakat dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar saat ini.

Isnain juga menilai kolaborasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Halmahera Utara, serta Bank Indonesia menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Umuh Muchtar : Sepak Bola Jembatan Persaudaraan Bandung-Ternate

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pasar murah bukan satu-satunya solusi jangka panjang. Pemerintah daerah perlu memperkuat produksi cabai lokal melalui program penanaman secara berkelanjutan dan terencana.

Menurutnya, Dinas Pertanian perlu mendorong produksi cabai secara rutin agar ketersediaan stok tetap terjaga, sehingga harga dapat lebih stabil dan terjangkau.

“Ke depan yang harus dilakukan adalah memperkuat produksi tanaman cabai oleh dinas terkait. Dengan begitu, ketersediaan stok bisa terjaga dan harga menjadi jauh lebih murah,” katanya.

Ia menambahkan, kelangkaan cabai saat ini juga dipengaruhi kondisi musim kemarau yang berdampak terhadap produksi dan pasokan.

Karena itu, Isnain berharap sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan Bank Indonesia tidak hanya dilakukan melalui pasar murah, tetapi juga diperkuat dengan program peningkatan produksi serta kelancaran distribusi komoditas pangan. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Rica Nona Picu Inflasi, Pemda Halut dan Pemprov Malut Datangkan 7 Ton
Wali Kota Ternate Lantik Puluhan Kepala Sekolah, Dua Dirotasi, Ini Daftarnya
Obi Fishing Tournament Jadi Magnet Festival Harmoni Obi
Sekda Yosar Bawa Potensi Taliabu ke Panggung Investasi
Besok, Wali Kota Ternate Lantik Pejabat Eselon II dan 31 Kepala Sekolah
Kunker ke Malut, Menteri PU Tekankan Air Bersih dan Konektivitas Wilayah
PKB Malut Siap Kawal Program Pemda Kepulauan Sula
DPC PKB Sula Dikukuhkan, Sekda Tekankan Tanggung Jawab kepada Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:47 WIT

Lonjakan Harga Cabai, KNPI Malut Apresiasi Pemerintah Gelar Pasar Murah 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:19 WIT

Rica Nona Picu Inflasi, Pemda Halut dan Pemprov Malut Datangkan 7 Ton

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:38 WIT

Wali Kota Ternate Lantik Puluhan Kepala Sekolah, Dua Dirotasi, Ini Daftarnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:28 WIT

Obi Fishing Tournament Jadi Magnet Festival Harmoni Obi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:24 WIT

Besok, Wali Kota Ternate Lantik Pejabat Eselon II dan 31 Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Sosok

Sumur dari Demak : Mengenang Sahabat Fathan Subchi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:14 WIT

Ikan-ikan yang didapat oleh salah satu tim peserta lomba Obi Fishing Tournament 2026

Daerah

Obi Fishing Tournament Jadi Magnet Festival Harmoni Obi

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:28 WIT