Bersama Kelompok Tani Kembangkan Jagung di Desa Kabau Sulabesi Barat

Sabtu, 1 Maret 2025 - 21:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan kebun jagung di Desa Kabau Pantai, Kecamatan Sulabesi Barat || Karno Pora

Lahan kebun jagung di Desa Kabau Pantai, Kecamatan Sulabesi Barat || Karno Pora

Kasedata.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Kabau bekerja sama dengan Kelompok Tani Telaga Indah untuk membuka lahan kebun jagung di Desa Kabau Pantai, Kecamatan Sulabesi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula.

Mahdi Gelamona, selaku pembina kelompok tani menyatakan hal ini adalah langkah awal dalam menguji coba budidaya jagung di desa tersebut.

“Kami berharap ke depan dapat memperluas lahan lebih jauh lagi. Ini adalah hasil kerja sama antara saya, kelompok tani, dan pemerintah desa,” ujarnya, Sabtu (1/3/2025).

Sementara Ketua Kelompok Tani, Bahrun Ipa, mengaku berterima kasih kepada Mahdi Gelamona dan Pemdes Kabau Pantai atas dukungan yang diberikan.

“Berkat bantuan ini, impian kami untuk mengembangkan pertanian di desa mulai terwujud,” tuturnya. Ia juga berharap pemerintah desa terus melakukan pengawasan agar usaha ini berjalan berkelanjutan dan dapat mencapai panen raya di masa mendatang.

Kepala Desa Kabau Pantai, Murid Umamit, menegaskan dukungannya terhadap inisiatif warganya.

“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat, terutama kelompok tani, dalam mendukung program ketahanan pangan. Ini adalah bentuk nyata kerja sama yang kuat untuk mempertahankan pangan lokal demi keberlangsungan hidup,” katanya.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Banjir, Sekda Sula Imbau Warga Tetap Waspada

Ia juga menambahkan terkait ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan masyarakat, tetapi juga telah menjadi fokus utama berbagai institusi, termasuk TNI, Polri, serta Lembaga Pemasyarakatan yang turut berperan dalam upaya ini.

Selain jagung, lahan telah dibuka ini juga akan dimanfaatkan untuk menanam tomat, cabai, dan sayuran lainnya guna memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Semangat masyarakat untuk terlibat dalam pertanian sangat luar biasa, dan ini menjadi modal penting bagi keberlanjutan desa,” pungkas Murid. (*)

Penulis : Karno Pora

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing
Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate
Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan
Kebakaran Dekat Sungai Akelamo, Pemdes Kawasi Koordinasikan Penanganan
Kontraktor Tolak Desain PUPR Malut, Proyek Payahe–Dehepodo Tersandung Perencanaan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:06 WIT

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:54 WIT

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIT

Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:22 WIT

Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Berita Terbaru

Jembatan Ake Busale di ruas Saketa-Dehepodo, Kabupaten Halmahera Selatan [dok : kasedata]

Daerah

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Okt 2026 - 12:54 WIT