Dorong Paradigma Perencanaan Pembangunan di Maluku Utara

Kamis, 1 Mei 2025 - 10:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FPD yang digelar oleh Bappeda Provinsi Maluku Utara || Foto : Iin Afriyanti

FPD yang digelar oleh Bappeda Provinsi Maluku Utara || Foto : Iin Afriyanti

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mendorong perubahan paradigma dalam perencanaan pembangunan daerah. Fokusnya, bergeser ke arah lebih strategis dan adaptif yang sejalan dengan dinamika kepemimpinan dan tantangan pembangunan masa depan. Ini mencuat dalam pelaksanaan Forum Perangkat Daerah (FPD) Tahun 2025, yang menjadi tahapan krusial dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, saat membuka FPD di Bela Hotel Ternate, Rabu (30/4/2025), menegaskan pentingnya sinkronisasi antara seluruh program perangkat daerah dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Forum ini adalah ruang strategis. Kita tidak hanya menyusun program kerja, tapi menyelaraskan arah pembangunan dengan visi kepemimpinan yang akan datang,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Samsuddin menekankan bahwa perencanaan pembangunan harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan dan visi kepala daerah terpilih. Ia mengibaratkan ASN sebagai pelaksana bangunan yang harus memahami dan menerjemahkan “selera pemilik rumah”, yaitu kepala daerah, dalam bentuk kebijakan dan program konkret.

Baca Juga :  Berkat FAM-SAH, Akses Jalan di Desa Waisakai Terbuka

“Kalau sebelumnya kita bangun rumah gaba (kayu), sementara sekarang pemilik menginginkan rumah tembok, maka seluruh perencanaan dan penganggaran harus berubah. Jangan pakai pola lama untuk kebutuhan baru,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun perencanaan awal masih mengacu pada dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025–2026, namun perlu segera diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan visi kepala daerah terpilih. Hal ini meliputi penyesuaian terhadap sasaran pembangunan, bentuk intervensi, hingga alokasi anggaran.

Yang menjadikan perencanaan tahun 2026 istimewa, lanjutnya, adalah keseragaman periode pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Ini momentum emas. Untuk pertama kalinya semua level pemerintahan berada dalam satu siklus pembangunan. Artinya, kolaborasi lintas sektor dan wilayah harus ditingkatkan demi sinkronisasi program nasional dan daerah,” katanya.

Baca Juga :  Terpilih Aklamasi, Amrin H. Kanda Resmi Nahkodai IKA PMII Ternate Periode 2025-2030

Samsuddin juga menyampaikan kritik tajam terhadap pola penganggaran perangkat daerah. Ia menilai masih banyak anggaran yang terserap pada kegiatan non-prioritas, sementara program strategis justru minim alokasi.

“Ada belanja besar untuk kegiatan yang tidak relevan dengan prioritas. Ini harus dikoreksi. Saya minta OPD melakukan verifikasi dan mengalihkan anggaran ke hal yang benar-benar penting,” tegasnya.

 

Di akhir arahannya, Sekprov mengajak seluruh peserta forum dari berbagai tingkatan pemerintahan untuk menjadikan FPD sebagai ruang konsolidasi dan kolaborasi yang nyata.

“Forum ini bukan hanya rutinitas, tapi kesempatan untuk menyatukan arah dan kekuatan. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Hanya dengan kolaborasi erat, pembangunan daerah dan nasional bisa berhasil,” tutupnya.

Diketahui bahwa FPD yang digelar  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara ini berlangsung selama satu hari penuh, sebagai dari rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026. (*)

Penulis : Iin Afriyanti

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Apel Perdana Usai Lebaran, Bupati Halsel Tekankan Disiplin dan Perubahan Kinerja ASN
DPD GMNI Malut Soroti Dugaan Maraknya Investasi Tambang Tanpa AMDAL di Haltim
Wakil Gubernur Malut Gelar Open House di Tidore 
Gubernur Malut Sampaikan Pesan Mendalam di Momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
Pemprov Malut Dorong Pembangunan RTLH 2026 Gunakan PVC
Dikbud Malut Pastikan Hak Guru Cair 100 Persen Jelang Lebaran
Hore ! ASN Pemprov Maluku Utara Sudah Terima THR dan TPP
Pimpinan OPD dihimbau Sholat IED 1447 Hijriah di Sofifi

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:41 WIT

Apel Perdana Usai Lebaran, Bupati Halsel Tekankan Disiplin dan Perubahan Kinerja ASN

Senin, 23 Maret 2026 - 16:27 WIT

DPD GMNI Malut Soroti Dugaan Maraknya Investasi Tambang Tanpa AMDAL di Haltim

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:07 WIT

Wakil Gubernur Malut Gelar Open House di Tidore 

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:59 WIT

Gubernur Malut Sampaikan Pesan Mendalam di Momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:35 WIT

Pemprov Malut Dorong Pembangunan RTLH 2026 Gunakan PVC

Berita Terbaru

Seleksi pemain persiapan Porprov 2026 yang dipusatkan di Lapangan Ya-Anhar, Kelurahan Gambesi, Kota Ternate/Pelatih kepala Rudiyanto [dok : kasedata]

Olahraga

PSSI Ternate “Bangkit,” Bidik Kembali Emas Porprov 2026

Sabtu, 28 Mar 2026 - 01:53 WIT

Oknum anggota BRIMOB Bripka RAP (37) resmi ditetapkan sebagai tersangka KDRT. || dok : Kasedata.id

Hukun & Peristiwa

Tak Pandang Bulu, Polisi Tetapkan Anggota Brimob Tersangka KDRT

Rabu, 25 Mar 2026 - 17:32 WIT

Ketua PW Fatayat NU Maluku Utara, Mardiah Z. Hanafi. || dok : Ilham/Kasedata

Hukun & Peristiwa

Fatayat NU Maluku Utara Mengutuk Keras Kasus KDRT di Ternate

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:17 WIT

Direktur LSM Daulat Perempuan Maluku Utara (Daurmala) Maluku Utara, Nurdewa Syafar. || dok : Ilham/Kasedata

Hukun & Peristiwa

Daurmala Resmi Laporkan Oknum Anggota Brimob ke Divpropam Polri

Selasa, 24 Mar 2026 - 22:46 WIT